Mataram (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) merealisasikan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) penataan dan pengelolaan kawasan dalam rangka menyukseskan Festival Wolobobo di Desa Adat Wogo, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur.

Desa Wisata Adat Wogo yang menjadi lokasi Festival Wolobobo berada di sekitar lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Mataloko FTP-2 (2x10 MW).

Program bantuan yang tercetus melalui diskusi bersama perangkat desa dan masyarakat setempat ini berfokus pada penyediaan ruang informasi dan literasi budaya, 2 fasilitas MCK, dan 2 lapak di Desa Wisata Adat Wogo.

"Pelaksanaannya memang lebih cepat, karena kebetulan akan ada pelaksanaan festival Wolobobo. Dan memang, dari hasil pantauan kita ada beberapa masalah yang kita hadapi, mulai dari kantor yang kurang memadai sampai fasilitas MCK," ucap Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wogo, Yohanes Baghi.

Yohanes menjelaskan, komunikasi intens dengan pihak PLN telah dilakukan beberapa hari belakangan, sebab banyak fasilitas krusial yang selama ini diperlukan dalam proses peningkatan dan pengembangan pariwisata desa.

"Kita bersyukur karena ada pihak yang bisa membantu kita dalam banyak keterbatasan yang kita alami, khususnya di kampung ini, kita memang sudah berharap banyak pariwisata kita bisa lebih maju, lebih baik, dan jalannya lewat PLN yang hari ini merealisasikan permintaan kita," kata Yohanes.

Sementara itu, Sekretaris Desa Wogo, Lidwina Falentina Uta, mewakili pemerintah desa serta masyarakat Desa Wogo, mengucapkan terima kasih kepada PLN karena telah berpartisipasi dan berkontribusi dalam banyak hal untuk kemajuan Desa Wogo.

Ia juga berharap, koordinasi dengan pihak PLN dapat terus berjalan, baik dalam waktu pengerjaan program maupun pelaporan, sehingga Desa Wogo dapat berproses dengan baik.

"Desa Wogo sudah banyak menerima bantuan dari PLN. Ini ungkapan terima kasih kami yang kesekian kalinya. Yang pertama (bantuan) gazebo, sekarang sanitasi, yang akan dilakukan teman-teman Pokdarwis sesuai dengan anggaran yang sudah kami ajukan kepada PLN," kata Lidwina.

Baca juga: Light up the dream PLN UIW NTB, cahaya nyata listrik untuk rakyat

Di tempat lain, General Manager PLN UIP Nusra, Yasir, menegaskan bahwa PLN merasa terhormat dapat berkontribusi, bukan hanya dalam hal ketersediaan fasilitas desa, tapi juga kesukseskan acara kebudayaan masyarakat Desa Wogo.

PLN, kata dia, sudah menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat adat Desa Wogo, yang dalam hal ini, berada di sekitar kawasan PLTP Mataloko FTP-2 (2x10 MW).

Baca juga: PLN hadirkan 40 SPKLU di NTB untuk perkuat ekosistem kendaraan listrik

"Kehadiran PLN tak berhenti pada penyediaan listrik untuk masyarakat, PLN juga turut berkontribusi dalam ketersediaan fasilitas publik yang memadai serta menjunjung tinggi tradisi dan kebudayaan adat desa setempat," kata Yasir.

Dengan adanya kontribusi PT PLN (Persero) diharapkan kegiatan Festival Wolobobo di Desa Adat Wogo, Kabupaten Ngada, NTT, bisa berjalan lancar dan sukses.



Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026