Negara Indonesia-Kamboja pererat hubungan masyarakat kedua negara

id Wakil menteri Luar Negeri,Anis Matta,Kementerian Luar Negeri,Kamboja,Hubungan masyarakat

Negara Indonesia-Kamboja pererat hubungan masyarakat kedua negara

Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta (kedua kiri) saat kunjungan luar negeri di Phnom Penh, Kamboja pada 30 November-2 Desember. (ANTARA/HO-Kemenlu)

Jakarta (ANTARA) - Indonesia siap meningkatkan kerja sama bilateral dengan Kerajaan Kamboja dan mempererat hubungan masyarakat (people-to-people contact) antara kedua negara melalui dialog dan diskusi bersama tokoh Islam di Kamboja.

“Kami siap untuk lebih meningkatkan interaksi antara masyarakat Indonesia-Kamboja secara umum, serta antara komunitas Muslim kedua negara secara khusus.” ujar Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta dalam keterangan resmi Kementerian Luar Negeri pada Selasa,

Baca juga: Thailand selesaikan sengketa secara damai

Pernyataan tersebut disampaikan Wamenlu saat bertemu dengan Secretary of State dari Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Kamboja, Y.M. UNG Rachana, dan Menteri Senior Misi Khusus Urusan Islam, Y.M. Neak Oknha Datuk Dr. Othsman Hassan di Phnom Penh, Kamboja.

Pertemuan yang berlangsung pada 30 November hingga 2 Desember tersebut membahas penguatan kerja sama bilateral, dinamika wawasan, serta isu terkait Warga Negara Indonesia (WNI) di Kamboja.

Baca juga: Presiden Trump pastikan Thailand dan Kamboja tandatangani perjanjian damai

Dalam kunjungan perdananya ke kawasan Asia Tenggara tersebut, Wamenlu menyampaikan bahwa Indonesia berkomitmen untuk menjajaki kerjasama konkret ke depannya, termasuk di bidang sosial-budaya, diplomasi antar masyarakat, serta perlindungan WNI di Kamboja.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya diplomasi RI memperkuat pondasi kerja sama bilateral dengan Kamboja, serta memperluas jangkauan hubungan masyarakat kedua negara.


Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.