Bima (ANTARA) - Seorang warga bernama Irwansyah, asal Desa Sanolo, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, dan seorang anggota Polres Bima, Bripka Jafar, dirujuk ke Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) NTB setelah mengalami luka saat ketegangan antara aparat kepolisian dan kelompok warga di Desa Sanolo, Sabtu sore.
“Iya benar, keduanya semalam sekitar pukul 23.00 Wita diberangkatkan ke Mataram menggunakan ambulans milik Polres Bima,” kata Kapolsek Bolo AKP Nurdin saat dikonfirmasi ANTARA, Minggu.
Ia menjelaskan, luka yang dialami Irwansyah menyerupai luka akibat benda tumpul. Namun, pihak medis belum dapat memastikan apakah luka tersebut disebabkan proyektil peluru atau benda lainnya.
“Lukanya menyerupai benda tumpul (peluru), tapi belum dapat dipastikan. Hasil rontgen di RSUD Bima tidak ditemukan proyektil peluru dalam tubuh korban,” ujarnya.
Baca juga: Bentrok saat tahun baru, Warga dua desa di Bima sepakat berdamai
Sebelumnya, Irwansyah bersama dua anggota polisi, Bripka Bahtiar dan Bripka Jafar, sempat dilarikan ke RSUD Sondosia, kemudian dirujuk ke RSUD Bima.
“Di RSUD Bima, ketiganya mendapatkan penanganan medis. Namun dua orang terpaksa dirujuk ke RSUP NTB untuk pemeriksaan lanjutan, sementara satu orang masih dirawat di RSUD Bima,” katanya.
Nurdin menambahkan, korban diduga mengalami luka tembak atau akibat lemparan saat aparat melakukan upaya penangkapan terhadap terduga pelaku penganiayaan pelajar asal Desa Darussalam.
“Saat kami hendak menangkap terduga pelaku berinisial Y, terjadi perlawanan dari warga setempat yang melempari anggota dengan batu dan kayu. Warga yang dicurigai terluka akibat tembakan itu kemungkinan terjadi pada saat itu,” ujarnya.
Ketegangan tersebut dipicu tawuran antar pelajar SMAN 2 Bolo. Akibat kejadian itu, dua kelompok warga memblokade jalan lintas Bima–Sumbawa di Dusun Sonco, Desa Sanolo, dan di simpang Daru, Desa Darussalam, sehingga menimbulkan kemacetan panjang arus lalu lintas.
Baca juga: Polres Mataram fasilitasi dua kelompok warga terlibat bentrok untuk berdamai
Baca juga: Pro kontra Kecimol, Antar warga Gereneng Lotim bentrok di kantor desa
Baca juga: Polres Lombok Barat terjunkan tim menangani bentrok warga di Meninting
Ketegangan di Sanolo Bima, Satu Warga dan polisi jalani perawatan di RSUP NTB
Tampak ketegangan antar kelompok warga dan aparat TNI-Polri, saat membuka blokade jalan di Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (6/12/2025). ANTARA/Istimewa