Lombok Timur (ANTARA) - Jambatan Penghubung Desa Perigi Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur, NTB yang ambruk dampak bencana alam tidak kunjung diperbaiki dan mendapat kritikan dari masyarakat.

Menurut salah satu masyarakat Perigi Rosdianto di Lombok Timur, Senin mengatakan jambatan ini merupakan satu satunya penghubung masyarakat sekitar. Namun hingga saat ini jambatan ini tidak ada perbaikan dari pemerintah.

"Kami selaku masyarakat tentunya merasa dibohongi oleh pemerintah yang sebelumnya akan segera membangun jambatan ini,"katanya.

Ia mengungkapkan, jambatan yang rusak akibat banjir ini, masyarakat sudah memperbaiki dengan membangun jambatan sementara menggunakan bambu yang dibeli oleh masyarakat.

"Sudah dibangun oleh masyarakat menggunakan bambu, kalau dari pemerintah belum ada,"paparnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Kajian Kebijakan Transparansi (LK2T) Lombok Timur Karomi menyayangkan ketidaksigapan dari BPBD selaku Leading sektor, seharusnya BPBD jangan memberikan bupati malu di depan masyarakat.

"Jangan berikan bupati berjanji di depan masyarakat, tapi faktanya tidak kunjung diperbaiki,,kalau seperti ini siapa yang malu,"katanya.

Menurut karomi, jambatan ambruk ini, bupati sendiri sudah beberapa kali melakukan kunjungan ke lokasi jambatan. Dimana setiap kali kunjungan, bupati selalu berjanji akan segera memperbaiki jambatan.

"Seharusnya para pembantu ini dengan sigap mencarikan jalan keluar, jangan seperti ini bupati dibuat malu,"katanya.



Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026