Mataram (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat memastikan sejumlah kebutuhan bahan pokok (bapok) mulai dari beras hingga telur aman menjelang Ramadhan tahun ini.

Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah NTB, Lalu Muhamad Faozal mengatakan bahwa pemerintah tetap melakukan pengawasan dan memastikan kebutuhan beras dan telur di sejumlah Bulog dan distributor tetap aman.

"Alhamdulillah stok beras kita sangat aman hingga enam bulan ke depan," ungkapnya saat melakukan sidak di gudang Bulog dan distributor telur di wilayah Kota Mataram, Rabu.

Selain melakukan sidak Bulog, Pj Sekda juga melakukan sidak di salah satu distributor telur di wilayah Bertais, Kota Mataram, juga untuk memastikan ketersediaan telur dan harga masih tetap stabil jelang bulan Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

"Kegiatan pemantauan dan sidak kebutuhan pokok sebagai upaya untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap aman selama bulan Ramadhan," tegas Faozal.

Baca juga: Sambut Ramdahan, Pengawasan kebutuhan pokok di Mataram dioptimalkan

Untuk itu, Faozal mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan lantaran cadangan beras di NTB berada dalam kondisi sangat aman.

"Masyarakat tidak perlu khawatir. Saat ini Bulog memiliki stok sekitar 154 ribu ton beras medium. Jumlah ini mencukupi kebutuhan masyarakat hingga sepuluh bulan ke depan, bahkan bisa sampai satu tahun," ucap Faozal.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, Bulog, dan pelaku usaha dalam menjaga stabilitas pasokan sekaligus melindungi petani dan peternak lokal. Upaya tersebut mencakup penyerapan gabah petani secara optimal serta dukungan terhadap ketersediaan pakan ternak.

"Kita memiliki potensi besar untuk swasembada pakan ternak ayam karena bahan baku, terutama jagung, sangat melimpah. Pemerintah akan membantu kelancaran distribusi pasar, khususnya telur yang masa simpannya relatif singkat, agar harga tetap stabil dan peternak terlindungi," katanya.

Kegiatan sidak yang dilakukan Pj Sekda NTB turut didampingi Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda NTB, Izzudin Mahili, Kepala BPS NTB, Wahyudi serta sejumlah perwakilan kepala OPD di lingkungan Pemprov NTB.

Baca juga: Harga cabai naik, Wabup Lombok Tengah sidak di pasar
Baca juga: Harga kebutuhan pokok jelang Natal dan Tahun Baru di NTB stabil




Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026