Manado (ANTARA) - Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Utara meningkatkan kualitas juru sembelih halal guna mendukung ekonomi syariah di Provinsi Sulut.
Kepala BI Perwakilan Sulut Joko Supratikto di Manado, Rabu, mengatakan kegiatan itu mendukung halal "value chain" atau tersedianya daging hasil sembelihan yang halal dan aman untuk dikonsumsi masyarakat di Sulut.
Bank Indonesia bekerja sama dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Program Juru Sembelih Halal (Juleha) menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Juru Sembelih Halal berstandar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Baca juga: Kemenag menerima lisensi sebagai lembaga sertifikasi profesi dari BNSP
Di Sulut, katanya, pelatihan ini diberikan kepada 20 peserta dari perwakilan masing-masing kabupaten/kota di Sulut.
"Program ini juga mendukung implementasi kebijakan pemerintah dalam penguatan jaminan produk halal, diantaranya dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG)," katanya.
Baca juga: BNSP komitmen mendukung sertifikasi profesi halal di Indonesia
Selain itu, kata dia, ekonomi syariah juga akan meningkatkan kunjungan wisatawan domestik ke Sulut.
"Kami harap wisatawan domestik tidak ragu lagi berkunjung ke Sulut, karena sudah ada kuliner halal," katanya.
Pewarta : Hence Paat
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026