Mataram (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat mengintensifkan patroli pemukiman umat Hindu agar pelaksanaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 berjalan aman dan khusyuk.
"Dalam patroli ini, kami mengerahkan personel dari Satuan Samapta Polresta Mataram," kata Kepala Polresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko di Mataram, Kamis.
Dia mengatakan, mayoritas umat Hindu bermukim di Kecamatan Cakranegara. Sebagai aparat yang punya otoritas dalam pengamanan, Polresta Mataram berkoordinasi dengan petugas keamanan adat (pecalang) di setiap lingkungan banjar.
Baca juga: Pawai Ogoh-ogoh di Mataram dijaga ketat, 850 personel diterjunkan
Kepada personel yang bertugas, Kapolresta Mataram mengingatkan untuk melakukan giat pengamanan melalui komunikasi secara humanis.
"Kita mengimbau agar setiap tindakan, seperti melarang kendaraan atau orang masuk ke lingkungan, dilakukan dengan cara yang santun dan komunikatif. Hal ini penting untuk mencegah potensi konflik yang dapat mengganggu kamtibmas," ucapnya.
Dengan patroli dan sinergi antara kepolisian serta pecalang, Kapolresta Mataram berharap perayaan Nyepi di wilayah hukum Kota Mataram berlangsung khidmat, aman dan tertib tanpa gangguan.
Baca juga: Hening yang lahir dari riuh
Baca juga: Tajuk ANTARA NTB : Ogoh-Ogoh Mataram di simpang makna dan toleransi
Baca juga: Pawai Ogoh-Ogoh di Mataram jadi sarana introspeksi diri
Pewarta : Dhimas Budi Pratama
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026