Mataram (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat mengamankan lokasi konflik sekelompok pemuda di lingkungan Petemon dan Peresak Kelurahan Pagutan.
Kepala Polresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko di Mataram, Senin, mengatakan bahwa pengamanan ini bertujuan untuk mengantisipasi kemungkinan konflik susulan.
"Jadi, sejumlah personel masih disiagakan di lokasi kejadian. Langkah-langkah persuasif dan komunikasi terus dilakukan melalui imbauan ke masyarakat," katanya.
Ia pun memastikan kondisi keamanan terkini pada dua lingkungan yang bertetangga tersebut sudah aman dan terkendali.
"Kami pastikan situasi tetap aman. Personel akan terus berjaga untuk mencegah terjadinya kericuhan lanjutan, terlebih dalam suasana Idul Fitri yang harusnya penuh kedamaian," ucapnya.
Baca juga: Bentrok GRIB dan Pemuda Pancasila, Polisi tetapkan lima tersangka
Ia menegaskan bahwa pihaknya berhasil meredam konflik tersebut berkat respons cepat aparat kepolisian di lapangan serta dukungan dari tokoh masyarakat.
"Berkat dukungan dari tokoh masyarakat sekitar, situasi di wilayah Pagutan kini berangsur kondusif dan terkendali," ujar dia.
Kapolresta juga mengimbau masyarakat, khususnya dari kedua lingkungan agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi, termasuk tidak menyebarkan informasi yang belum tentu benar.
Baca juga: Gara-gara main futsal, pemuda dua desa di Lombok Timur baku hantam
Ia meminta masyarakat untuk menyerahkan penanganan permasalahan yang menjadi pemicu konflik tersebut ke pihak kepolisian.
"Kami minta masyarakat menahan diri dan tidak terpancing emosi. Jangan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya karena bisa memicu gangguan kamtibmas," ucapnya.
Pewarta : Dhimas Budi Pratama
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026