Mataram (ANTARA) - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal memastikan kondisi warga asal daerah itu yang berada di kawasan Timur Tengah dalam keadaan sehat dan aman.
"Berdasarkan komunikasi saya dengan duta besar, hampir di semua negara di kawasan Teluk, itu ada warga NTB. Sudah kita titipkan pada KBRI untuk ditangani," ujarnya dikonfirmasi di Mataram, Jumat.
Ia mengakui pemerintah pusat melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dan KBRI sudah membuat rencana kontinjensi untuk menjamin keselamatan WNI di wilayah konflik, menyusul eskalasi ketegangan di Timur Tengah.
"Jadi, semua sudah dalam pantauan. Kalau pun ada masyarakat kita yang keluarganya belum masuk di data, segera kontak nomor telepon yang sudah disiapkan pemerintah," katanya.
Baca juga: Jaminan Negara di zona konflik
Iqbal mengaku belum mendapatkan data resmi berapa jumlah pasti warga NTB yang kini berada di kawasan Timur Tengah, termasuk apakah berstatus sebagai mahasiswa atau menjadi pekerja migran. Begitu pun warga NTB yang minta dipulangkan ke Indonesia.
"Dalam situasi seperti apa sudah ditentukan oleh KBRI, apakah bekerja, berkumpul, situasi evakuasi itu semua sudah ada parameternya. Itu lah yang disebut dalam rencana kontinjensi. Nanti ada situasi darurat 1, 2, dan 3 itu semua sudah ada langkah-langkahnya," katanya.
Untuk itu, kata dia, pihaknya menyerahkan penanganan di masing-masing KBRI.
Lebih lanjut, Iqbal mengatakan Pemprov NTB terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam melindungi warganya di luar negeri.
"Kita imbau masyarakat untuk tetap tenang dan hanya merujuk pada informasi resmi, sembari memastikan bahwa keselamatan warga NTB di luar negeri tetap menjadi prioritas utama," katanya.
Baca juga: Gubernur Iqbal Koordinasi dengan Dubes RI di Iran, pastikan warga NTB aman
Baca juga: KBRI Teheran meminta WNI waspadai serangan AS-Israel
Pewarta : Nur Imansyah
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026