"Pokok pikiran DPRD yang disampaikan ini bersumber dari aspirasi masyarakat di 154 desa di 12 kecamatan di Lombok Tengah,"
Lombok Tengah (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengusulkan 2.400 aspirasi masyarakat atau pokok pikiran (Pokir) dalam penyusunan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) tahun anggaran 2027 mendatang.
"Pokok pikiran DPRD yang disampaikan ini bersumber dari aspirasi masyarakat di 154 desa di 12 kecamatan di Lombok Tengah," kata Wakil Ketua DPRD Lombok Tengah Lalu Sarjana saat acara penyusunan RKPD 2027 di Lombok Tengah, Rabu.
Ia mengatakan aspirasi masyarakat ini dijaring melalui silaturahmi yang telah dilaksanakan oleh masing-masing anggota DPRD di masing-masing daerah pemilihan.
Oleh karena itu, merupakan hal yang wajar jika aspirasi ini dimasukkan dalam rencana kerja pemerintah daerah.
"Namun, aspirasi ini disesuaikan dengan skala prioritas program pemerintah daerah," katanya.
Ia mengatakan aspirasi masyarakat ini mulai dari sektor peningkatan infrastruktur jalan, pendidikan, sosial dan ekonomi serta peningkatan sumber daya manusia (SDM) melalui kegiatan pemberdayaan.
"Memang tidak semua usulan ini bisa direalisasikan, sehingga peting dilakukan penyesuaian sesuai kebutuhan masyarakat," katanya.
Ia mengatakan aspirasi masyarakat yang diusulkan ini tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, namun tetap menjaga keharmonisan dan kearifan budaya lokal Lombok Tengah.
"Pokir ini bukan daftar usulan semata, namun bagian integral dalam mewujudkan visi kepala daerah," katanya.
Oleh karena itu, penting kolaborasi dan komitmen bersama dalam mewujudkan aspirasi masyarakat tersebut.
"Setiap kebijakan harus bisa memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat," katanya.
Ia mengatakan melalui kegiatan musrenbang ini momentum untuk memperkuat kolaborasi dan komitmen bersama, agar setiap anggaran yang dialokasikan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
"Pembangunan yang direncanakan tidak hanya untuk hari ini. Tetapi untuk jangka panjang dan bisa memberikan perubahan bagi ekonomi masyarakat," katanya.
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor:
Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026