"Kehadiran Desa Cantik diharapkan mampu memperbaiki kualitas data dari tingkat terbawah, sehingga program-program pemerintah, khususnya bantuan sosial, dapat tersalurkan dengan akurasi tinggi dan meminimalisir salah sasaran,"

Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, bekerja sama dengan dengan Badan Pusat Statistik (BPS) setempat mencanangkan program Desa/Kelurahan Cinta Statistik (Desa Cantik) untuk tiga kelurahan di kota itu. 

Kegiatan pencanangan Desa/Kelurahan Cantik itu dirangkaikan dengan peluncuran Website Pintar (Pusat Informasi dan Layanan Data Terpadu), dilaksanakan oleh Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana, di hadiri Kepala BPS Provinsi NTB H Wahyudin, Kepala BPS Kota Mataram M Reza Nugraha, camat, lurah, serta pejabat terkait lainnya di Mataram, Rabu.

Tiga kelurahan di Kota Mataram yang dicanangkan sebagai Desa/Kelurahan Cantik meliputi, Kelurahan Ampenan Selatan, Kelurahan Ampenan Tengah, dan Kelurahan Dayan Peken. 

Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mengatakan, program Desa/Kelurahan Cantik merupakan salah satu inisiatif dan bentuk implementasi nyata dalam memperkuat kedaulatan data di Kota Mataram. 

"Kehadiran Desa Cantik diharapkan mampu memperbaiki kualitas data dari tingkat terbawah, sehingga program-program pemerintah, khususnya bantuan sosial, dapat tersalurkan dengan akurasi tinggi dan meminimalisir salah sasaran," katanya.

Dikatakan, selain untuk penyaluran bantuan, integrasi data menjadi instrumen krusial bagi pemerintah daerah dalam berbagai kebutuhan baik itu untuk evaluasi program, memantau indikator ekonomi, kondisi ekonomi makro, serta angka kemiskinan secara real time.

"Program itu, dirancang untuk memperkuat basis data kewilayahan guna mendukung pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran," katanya. 

Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana (pegang mikrofon) meluncurkan Website Pintar (Pusat Informasi dan Layanan Data Terpadu) di Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Rabu (15/4-2026). ANTARA/Nirkomala.

Sementara Kepala BPS Kota Mataram M Reza Nugraha mengatakan, program Desa/Kelurahan Cantik merupakan inisiatif BPS untuk meningkatkan kapasitas perangkat kelurahan dan masyarakat dalam memahami serta mengelola data statistik.

"Program ini dirancang agar kelurahan mampu mandiri dalam mengelola dan memanfaatkan data untuk mendukung pembangunan di tingkat daerah," katanya. 

Dalam penetapan Desa Cantik, katanya, dilakukan pemilihan kelurahan berdasarkan pada beberapa kriteria, di antaranya ketersediaan infrastruktur, kemampuan sumber daya manusia, serta dukungan fasilitas internet.

Program Desa/Kelurahan Cantik sendiri telah berjalan sejak tahun 2022, dan dengan adanya tambahan pencanangan tiga kelurahan hari ini, maka di Kota Mataram sudah ada 7 kelurahan yang dicanangkan sebagai Desa Cantik.

"Program ini mengusung tema peran Desa/Kelurahan Cantik sebagai kunci pembangunan yang lebih baik. Setelah pencanangan, kami akan mendampingi kelurahan sampai mandiri mengelola data," katanya.

Baca juga: Kelurahan Monjok Timur Mataram dicanangkan sebagai Desa Cantik



Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026