Lombok Tengah (ANTARA) - Siswa Kuliah Kerja Profesi (KKP) Sespimmen Polri Pendidikan Reguler (Dikreg) ke-66 anggaran 2026 mendukung penguatan ketahanan pangan nasional di Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam rangka mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

"Kegiatan KKP ini dapat memberikan kontribusi positif melalui pertukaran pengalaman dan pemikiran strategis terkait penguatan ketahanan pangan khususnya di Lombok Tengah," kata Kapolres Lombok Tengah AKBP Eko Yusmiarto di Lombok Tengah, Selasa, dalam Focus Group Discussion (FGD) antara peserta didik Sespimmen Polri dengan para pemangku kepentingan daerah Lombok Tengah.

Ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran para serdik Sespimmen Polri di wilayah hukum Polres Lombok Tengah.

‎“Tema ketahanan pangan yang diangkat dalam kegiatan ini merupakan program yang telah dilaksanakan bersama di Kabupaten Lombok Tengah,” ujar Eko.

Sementara itu Bupati Lombok Tengah H Lalu Pathul Bahri dalam sambutannya memaparkan kondisi geografis dan potensi daerah Kabupaten Lombok Tengah, termasuk perkembangan sektor pendidikan, ekonomi dan penanganan stunting.

‎Ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Lombok Tengah atas dedikasi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Baca juga: Kampung nelayan merah putih dukung hilirisasi perikanan

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Lombok Tengah beserta jajaran yang telah melaksanakan sistem pengamanan dengan penuh dedikasi, sehingga situasi kamtibmas di Lombok Tengah tetap aman dan kondusif,” kata Pathul.

Selain pemaparan materi dan sambutan, kegiatan diisi dengan forum diskusi kelompok atau Focus Group Discussion (FGD) antara peserta didik Sespimmen Polri dengan para pemangku kepentingan daerah.

Baca juga: Indonesia membangun 1.582 kapal ikan baru bertahap hingga 2028

Dalam FGD tersebut dibahas berbagai isu strategis terkait ketahanan pangan, kondisi sosial ekonomi masyarakat, penanganan stunting hingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Lombok Tengah.

Melalui forum tersebut, para peserta KKP memperoleh data, masukan dan gambaran langsung mengenai potensi serta tantangan daerah sebagai bahan kajian akademik dan pengembangan strategi kepemimpinan Polri di masa mendatang.

"Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat," katanya.

 

 



Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026