Mataram (ANTARA) - Polresta Mataram, Nusa Tenggara Barat, memeriksa pacar mahasiswi berinisial NDR yang ditemukan tewas di kamar indekosnya di wilayah Gomong.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Mataram, AKP I Made Dharma Yulia Putra, di Mataram, Senin, mengatakan pemeriksaan terhadap pacar korban dilakukan bersama seorang rekan korban.

“Hari ini ada dua orang yang kami periksa, rekan korban dan juga pacar korban,” kata Made Dharma.

Ia belum mengungkapkan hasil pemeriksaan karena penyidik masih mendalami keterangan para saksi dan sejumlah barang bukti.

Menurut dia, selama sepekan penyelidikan, polisi telah memeriksa 14 saksi terkait kasus kematian NDR.

Baca juga: Tersangka kekerasan seksual santri di NTB terungkap miliki medsos gay

“Dari rangkaian pemeriksaan saksi ini, kami masih melakukan pendalaman terhadap sejumlah keterangan dan bukti-bukti lainnya,” ujarnya.

Made Dharma mengatakan penyidik hingga kini belum dapat menyimpulkan penyebab kematian korban maupun mengungkap pelaku terkait dugaan pembunuhan.

Baca juga: Kejari Mataram perpanjang penahanan bule Prancis tersangka narkotika

NDR merupakan mahasiswi asal Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat. Korban pertama kali ditemukan meninggal dunia oleh sepupunya bersama seorang rekan yang baru datang dari Jakarta pada Minggu malam (17/5).

Kedua saksi menemukan korban dalam kondisi terlentang dan kaku di dalam kamar indekos dengan pintu terkunci.



Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026