Permintaan itu disampaikan Bupati Lombok Barat ketika menggelar dialog dengan sekitar 500 warga Desa Langko, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat di Pondok Pesantren Nurul Hikmah, Lombok Barat, Sabtu.
"Program Gerdubangdes akan terlaksana maksimal apabila ada kerja sama yang baik dari seluruh elemen masyarakat," ujarnya.
Ia mengatakan Program Gerdubangdes yang dicanangkan pada 1 Oktober 2009 diarahkan pada seluruh aspek pembangunan seperti di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, agama, sosial dan budaya, hukum dan keamanan serta ketertiban masyarakat. Sasaran pelaksanaannya akan dilakukan di 88 desa di wilayah Lombok Barat.
Untuk itu, semua satuan kerja perangkat daerah (SKPD) sudah diarahkan untuk menggelar berbagai kegiatan yang dipusatkan di desa-desa pada waktu yang telah ditentukan.
"Lebih dari 80 persen masyarakat Lombok Barat tinggal di wilayah perdesaan. Oleh sebab itu, semua SKPD akan menggelar kegiatan yang dipusatkan di desa-desa dengan melibatkan warga setempat," ujarnya.
Zaini Arony yang pernah menjabat Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) NTB mengatakan apabila Gerdubangdes berjalan optimal di tingkat pedesaan, akan mampu meningkatkan kualitas maupun kuantitas pembangunan di Kabupaten Lombok Barat.
Salah satunya yakni akan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) khususnya di Lombok Barat yang masih berada pada posisi delapan dari sepuluh kabupaten/kota di NTB, sementara di tingkat nasional NTB masih berada di peringkat 32 dari 33 provinsi di Indonesia.
"Karena itu, program ini harus lebih terfokus pada kegiatan pembangunan yang diarahkan untuk meningkatkan IPM," jelas Zaini.
Kegiatan dialog dengan warga Desa Langko, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat, dirangkaikan dengan pengobatan gratis bagi warga setempat dan pasar murah minyak tanah oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lombok Barat. Selain itu, Bupati Zaini Arony juga memberikan santunan kepada 100 warga lanjut usia.(*)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026