Mataram, 16/3 (ANTARA) - Lima pasangan calon akan bertarung dalam pemilihan umum kepala daerah (pilkada) di Kota Mataram, ibukota Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), 7 Juni mendatang.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Mataram, H. Lafat Akbar, membenarkan hal itu ketika dikonfirmasi di Mataram, Selasa.
"Sampai siang ini, sudah tiga pasangan calon yang mendaftar di KPU Kota Mataram, dan dua pasangan calon lainnya diinformasikan akan mendaftar di hari terakhir ini," ujarnya.
Sesuai jadwal, pendaftaran pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram dibuka tanggal 10 Maret lalu dan akan berakhir 16 Maret 2010 pukul 24.00 Wita.
Tiga pasangan calon yang sudah mendaftar itu adalah H. Ahyar Abduh dan Mohamad Roliskana yang disingkat Aman.
Pasangan yang diusung Partai Golkar (empat kursi), PKPB (dua kursi), PPI (satu kursi) dan PKS (tiga kursi) total memiliki 10 kursi di DPRD Kota Mataram itu merupakan pendaftar pertama yakni tanggal 10 Maret lalu.
Sementara pasangan kedua yang juga sudah mendaftar yakni H. Lalu Faturahman dan H. Muazzim Akbar yang disingkat Faham.
Pasangan Faham yang didukung PAN (tiga kursi) dan PDI Perjuangan (empat kursi) sehingga total dukungan tujuh kursi di DPRD Kota Mataram itu mendaftar pada Minggu (14/3) lalu.
Sedangkan pasangan ketiga yakni H. Lalu Bakri dan Maftahudin Ma'ruf yang disingkat Barru.
Pasangan Barru didukung PPP (tiga kursi) dan Partai Hanura (tiga kursi) sehingga total enam kursi di DPRD Kota Mataram, resmi mendaftar di KPU Kota Mataram, Senin (15/3).
Selain itu, dua pasangan calon lainnya yang akan mendaftar di hari terakhir yakni Lalu Abdul Khalid Iskandar alias Mamiq Alek dan I Komang Rena yang disingkat Akor.
Pasangan Akor didukung oleh Partai Demokrat yang memiliki tujuh kursi di DPRD Kota Mataram.
Pasangan lainnya yakni Lalu Kushardiangrat alias Mamiq Adot dengan Anak Agung yang dikabarkan akan mendaftar di KPU Kota Mataram, pada Selasa (16/3) malam.
Pasangan terakhir itu akan mengandalkan dukungan Partai Gerindra yang memiliki tiga kursi di DPRD Kota Mataram dan PBR yang memiliki dua kursi, serta partai lainnya yang tidak memiliki kursi di DPRD Kota Mataram namun memiliki suara.
Selain Kota Mataram, enam daerah otonom lainnya di wilayah NTB akan menggelar pilkada di tahun 2010, namun hanya Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang melaksanakan pada tanggal 26 April 2010 untuk putaran pertama dan 5 Juli untuk putaran kedua.
Sementara jadwal pilkada untuk keenam daerah otonom lainnya yakni Kabupaten Lombok Tengah, Dompu, Sumbawa, Kabupaten Bima, Kota Mataram dan daerah otonom baru Kabupaten Lombok Utara (KLU), ditetapkan 7 Juni untuk putaran pertama dan 19 Juli untuk putaran kedua.(*)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026