Mabuk miras bareng dan joget organ tunggal bareng, Bula tewas dibacok rekannya
Rabu, 28 Juli 2021 5:19 WIB
Acara Orgen Tunggal di Bima Berujung Pembacokan, Polisi Buru Pelaku (Acara Orgen Tunggal di Bima Berujung Pembacokan, Polisi Buru Pelaku)
Kota Bima (ANTARA) - Bula (45), warga Belo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, meninggal di RSUD Bima setelah dibacok rekan sesama mabuk minuman keras dan joget bersama di acara organ tunggal resepsi pernikahan.
Kapolres Bima Kota melalui Kasi Humas Iptu Jufrin Rama, Selasa (27/7) menyebutkan peristiwa itu yang terjadi Senin (26/7) sore di Desa Rompi, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima.
“Bula diduga dibacok SR alias Surya warga Langgudu, teman minumnya saat itu,” jelas Kasi Humas.
Kronologis kejadian, jelas Iptu Jufrin Rama, berawal adanya acara organ tunggal saat resepsi pernikahan.
Korban dan pelaku saat itu tengah pesta miras sambil menikmati alunan musik organ di acara pernikahan tersebut.
Tidak berselang lama, sambil menegak miras bersama pelaku, korban menyambangi biduan dengan menyawer beberapa lembar rupiah. Pada saat itu korban melontarkan bahasa tidak baik atau menghina pelaku.
Setelah itu korban kembali ke tempat semula dan karena pelaku merasa tersinggung atas ucapan dari korban. Pelaku pun tiba-tiba membacok korban, hingga mengakibatkan luka di sejumlah badannya.
“Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Langgudu namun karena luka di sekujur tubuh begitu mengkhawatirkan, langsung dirujuk di RSUD Bima. Sayang nyawa korban tidak tertolong,” jelasnya.
Kapolres Bima Kota melalui Kasi Humas Iptu Jufrin Rama, Selasa (27/7) menyebutkan peristiwa itu yang terjadi Senin (26/7) sore di Desa Rompi, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima.
“Bula diduga dibacok SR alias Surya warga Langgudu, teman minumnya saat itu,” jelas Kasi Humas.
Kronologis kejadian, jelas Iptu Jufrin Rama, berawal adanya acara organ tunggal saat resepsi pernikahan.
Korban dan pelaku saat itu tengah pesta miras sambil menikmati alunan musik organ di acara pernikahan tersebut.
Tidak berselang lama, sambil menegak miras bersama pelaku, korban menyambangi biduan dengan menyawer beberapa lembar rupiah. Pada saat itu korban melontarkan bahasa tidak baik atau menghina pelaku.
Setelah itu korban kembali ke tempat semula dan karena pelaku merasa tersinggung atas ucapan dari korban. Pelaku pun tiba-tiba membacok korban, hingga mengakibatkan luka di sejumlah badannya.
“Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Langgudu namun karena luka di sekujur tubuh begitu mengkhawatirkan, langsung dirujuk di RSUD Bima. Sayang nyawa korban tidak tertolong,” jelasnya.
Pewarta : I Gusti Bagus Kristian
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
DPRD Lombok Tengah setujui pembentukan tiga perda, dari miras hingga ekraf
04 February 2026 19:22 WIB
Tiga gadis pelajar di Lotim Jadi korban kekerasan seksual saat malam tahun baru
04 January 2026 21:36 WIB
Polisi di Dompu sita ratusan botol miras dari pelajar dan ibu rumah tangga
24 November 2025 8:15 WIB
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Inspektorat Situbondo Jatim menyerahkan dokumen dana desa ke kejaksaan
05 January 2024 5:20 WIB, 2024
Pengamat menyesalkan TNI AD tak koordinasi ke polisi terkait relawan Ganjar
05 January 2024 5:17 WIB, 2024
Polres Sukabumi Jabar menangkap pemuda penganiaya perempuan di bawah umur
05 January 2024 5:08 WIB, 2024
Kemen PPPA koordinasi mengkawal penanganan kekerasan seksual guru ngaji
03 January 2024 20:30 WIB, 2024
Polda NTB sebut pemberantasan aksi TPPO masih jadi atensi tahun 2024
03 January 2024 20:06 WIB, 2024
Polda NTB ungkap kepastian hukum kasus penipuan investasi WN Prancis
03 January 2024 18:06 WIB, 2024