Waspada gigitan anjing di Dompu: Ny Harjah pun jadi korban
Rabu, 16 Agustus 2023 10:26 WIB
Istimewa
Mataram (ANTARA) - Seorang warga Desa Ta’a, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu atas nama Harjah (45), digigit anjing rabies secara tiba-tiba.
Kapolsek Kempo, Iptu Akhmad Marzuki, Rabu, mengatakan, telah terjadi gigitan anjing terindikasi rabies, di mana pada saat kejadian, korban tengah berjalan tiba-tiba saja diserang dan digigit anjing.
“Salah satu warga jadi korban buasnya anjing tersebut," katanya.
Kronologisnya, Kata Kapolsek, sebelumnya posisi anjing diikat dan terlepas dengan sendirinya, kemudian oleh pemiliknya AR beserta warga berusaha menangkap anjing tersebut.
Dari arah yang sama, korban Harjah, sedang berjalan di serang dan sempat digigit oleh anjing tersebut.
“Atas kejadian tersebut korban langsung dibawa ke puskesmas kempo oleh beberapa warga untuk penanganan medis,” katanya.
Lanjut Kapolsek, menurut keterangan warga anjing tersebut sempat mau gigit salah satu warga lain, namun anjing tersebut sempat di usir SM warga.
“Kemudian anjing tersebut lari dan menyerang korban," katanya.
Setelah Anjing tersebut dibekuk, bahkan di bunuh oleh warga dan sudah dikuburkan. Akan tetapi, untuk keperluan medis, Kapolsek berkoordinasi dengan pihak UPTD peternakan kempo dan akan melakukan cek sempel otak terhadap anjing tersebut.
“Proses pengambilan Sempel otak anjing yang usia 5-6 bulan oleh petugas UPTD peternakan Kempo, berjalan lancar,” katanya.
Kapolsek Kempo, Iptu Akhmad Marzuki, Rabu, mengatakan, telah terjadi gigitan anjing terindikasi rabies, di mana pada saat kejadian, korban tengah berjalan tiba-tiba saja diserang dan digigit anjing.
“Salah satu warga jadi korban buasnya anjing tersebut," katanya.
Kronologisnya, Kata Kapolsek, sebelumnya posisi anjing diikat dan terlepas dengan sendirinya, kemudian oleh pemiliknya AR beserta warga berusaha menangkap anjing tersebut.
Dari arah yang sama, korban Harjah, sedang berjalan di serang dan sempat digigit oleh anjing tersebut.
“Atas kejadian tersebut korban langsung dibawa ke puskesmas kempo oleh beberapa warga untuk penanganan medis,” katanya.
Lanjut Kapolsek, menurut keterangan warga anjing tersebut sempat mau gigit salah satu warga lain, namun anjing tersebut sempat di usir SM warga.
“Kemudian anjing tersebut lari dan menyerang korban," katanya.
Setelah Anjing tersebut dibekuk, bahkan di bunuh oleh warga dan sudah dikuburkan. Akan tetapi, untuk keperluan medis, Kapolsek berkoordinasi dengan pihak UPTD peternakan kempo dan akan melakukan cek sempel otak terhadap anjing tersebut.
“Proses pengambilan Sempel otak anjing yang usia 5-6 bulan oleh petugas UPTD peternakan Kempo, berjalan lancar,” katanya.
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Suara Desa
Lihat Juga
HUT ke-139, Desa Duman Lombok Barat gelar jalan santai hingga bagi-bagi doorprize
27 December 2023 10:26 WIB, 2023
Jaga kelestarian, Balai TNGR bersihkan sampah di kawasan Gunung Rinjani
24 December 2023 20:33 WIB, 2023
Desa Lantan Lombok Tengah jadi Desmigratif cegah calon pekerja migran ilegal
21 December 2023 11:23 WIB, 2023
Masuki usia ke-139 tahun, Desa Duman gelar jalan santai sampai pameran kuliner
08 November 2023 8:43 WIB, 2023
Ratusan warga Kecamatan Batukliang geruduk Kantor DPRD Lombok Tengah
05 October 2023 17:43 WIB, 2023
Bypass Labulia Lombok Tengah minim penerangan hingga rawan kecelakaan
05 October 2023 14:15 WIB, 2023