Pemkot Bima tingkatkan literasi keuangan bagi penyandang disabilitas
Rabu, 27 Maret 2024 16:48 WIB
Asisten I Setda Kota Bima, Alwi Yasin bersama Kepala OJK NTB, Rico Rinaldy pada kegiatan edukasi keuangan bagi penyandang disabilitas di Kota Bima. (ANTARA/Kominfotik Kota Bima).
Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memberikan dukungan dalam meningkatkan literasi keuangan bagi penyandang disabilitas di wilayah itu.
Asisten I Setda Kota Bima, Alwi Yasin, menekankan pentingnya inklusi keuangan bagi semua lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.
"Agar memastikan semua memiliki akses yang sama terhadap layanan keuangan yang diperlukan," ujarnya pada kegiatan edukasi keuangan bagi penyandang disabilitas yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTB melalui keterangan tertulis diterima di Mataram, Rabu.
Ia mengatakan, momentum ini penting dalam upaya memperkuat kesadaran akan pentingnya literasi keuangan serta meningkatkan aksesibilitas layanan keuangan bagi seluruh warga Kota Bima, termasuk mereka yang disabilitas.
"Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan dapat menjadi pusat literasi dan inklusi keuangan sehingga masyarakat memperoleh akses keuangan yang lebih mudah serta melindungi masyarakat dari berbagai produk investasi dan keuangan ilegal yang berpotensi merugikan masyarakat," kata Yasin.
Baca juga: Indeks literasi keuangan NTB peringkat kedua di Indonesia
Sementara Kepala OJK NTB, Rico Rinaldy, menyampaikan inklusi keuangan adalah hak bagi semua individu, tanpa terkecuali.
"Dan kegiatan seperti ini menjadi langkah konkrit dalam mewujudkan aksesibilitas keuangan yang lebih luas bagi mereka yang memiliki disabilitas," ujarnya.
Rico berharap kegiatan ini akan menjadi titik awal dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan literasi dan pemahaman keuangan di kalangan penyandang disabilitas, sehingga mereka dapat lebih mandiri dalam mengelola keuangan pribadi dan mengakses layanan keuangan yang dibutuhkan.
Baca juga: Survei sebut orang Indonesia melek perencanaan keuangan
Selain itu, Rico juga berharap melalui kolaborasi antara berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan lembaga swadaya masyarakat, dapat terus dilakukan upaya untuk menciptakan lingkungan yang inklusif dan ramah bagi semua warga, termasuk mereka yang memiliki disabilitas, dalam mengakses layanan keuangan serta mengembangkan potensi diri terutama dalam menunjang geliat ekonomi keluarga sebagai pelaku usaha kreatif baru di tengah masyarakat.
"Tentunya, OJK NTB akan terus hadir terutama dalam mengawal kemudahan akses permodalan bagi penyandang disabilitas," ucapnya.
Ia menambahkan bahwa terdapat berbagai materi edukasi keuangan bagi penyandang disabilitas mencakup dasar-dasar manajemen keuangan, literasi perbankan, perlindungan keuangan, perencanaan masa depan, teknologi keuangan, dan hak-hak keuangan. Tujuannya adalah memberikan pemahaman tentang pengelolaan uang, produk perbankan, perlindungan finansial, investasi, teknologi keuangan, serta hak-hak sebagai konsumen keuangan.
"Materi ini disesuaikan dengan kebutuhan dan keterbatasan yang dimiliki oleh penyandang disabilitas," katanya.
Baca juga: KNEKS susun stranas literasi syariah lewat sinergi kementerian
Asisten I Setda Kota Bima, Alwi Yasin, menekankan pentingnya inklusi keuangan bagi semua lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.
"Agar memastikan semua memiliki akses yang sama terhadap layanan keuangan yang diperlukan," ujarnya pada kegiatan edukasi keuangan bagi penyandang disabilitas yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTB melalui keterangan tertulis diterima di Mataram, Rabu.
Ia mengatakan, momentum ini penting dalam upaya memperkuat kesadaran akan pentingnya literasi keuangan serta meningkatkan aksesibilitas layanan keuangan bagi seluruh warga Kota Bima, termasuk mereka yang disabilitas.
"Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan dapat menjadi pusat literasi dan inklusi keuangan sehingga masyarakat memperoleh akses keuangan yang lebih mudah serta melindungi masyarakat dari berbagai produk investasi dan keuangan ilegal yang berpotensi merugikan masyarakat," kata Yasin.
Baca juga: Indeks literasi keuangan NTB peringkat kedua di Indonesia
Sementara Kepala OJK NTB, Rico Rinaldy, menyampaikan inklusi keuangan adalah hak bagi semua individu, tanpa terkecuali.
"Dan kegiatan seperti ini menjadi langkah konkrit dalam mewujudkan aksesibilitas keuangan yang lebih luas bagi mereka yang memiliki disabilitas," ujarnya.
Rico berharap kegiatan ini akan menjadi titik awal dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan literasi dan pemahaman keuangan di kalangan penyandang disabilitas, sehingga mereka dapat lebih mandiri dalam mengelola keuangan pribadi dan mengakses layanan keuangan yang dibutuhkan.
Baca juga: Survei sebut orang Indonesia melek perencanaan keuangan
Selain itu, Rico juga berharap melalui kolaborasi antara berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan lembaga swadaya masyarakat, dapat terus dilakukan upaya untuk menciptakan lingkungan yang inklusif dan ramah bagi semua warga, termasuk mereka yang memiliki disabilitas, dalam mengakses layanan keuangan serta mengembangkan potensi diri terutama dalam menunjang geliat ekonomi keluarga sebagai pelaku usaha kreatif baru di tengah masyarakat.
"Tentunya, OJK NTB akan terus hadir terutama dalam mengawal kemudahan akses permodalan bagi penyandang disabilitas," ucapnya.
Ia menambahkan bahwa terdapat berbagai materi edukasi keuangan bagi penyandang disabilitas mencakup dasar-dasar manajemen keuangan, literasi perbankan, perlindungan keuangan, perencanaan masa depan, teknologi keuangan, dan hak-hak keuangan. Tujuannya adalah memberikan pemahaman tentang pengelolaan uang, produk perbankan, perlindungan finansial, investasi, teknologi keuangan, serta hak-hak sebagai konsumen keuangan.
"Materi ini disesuaikan dengan kebutuhan dan keterbatasan yang dimiliki oleh penyandang disabilitas," katanya.
Baca juga: KNEKS susun stranas literasi syariah lewat sinergi kementerian
Pewarta : Nur Imansyah
Editor : Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pelindo salurkan bantuan sosial melalui program Berbagi Ramadhan 2026 di Badas
17 March 2026 8:26 WIB
Koalisi ajukan praperadilan penetapan tersangka aktivis perempuan di PN Raba Bima
16 March 2026 23:20 WIB
Terpopuler - Kota Bima
Lihat Juga
Eks Kasat Narkoba Polres Bima Kota ajukan justice collaborator di kasus narkotika
13 March 2026 19:34 WIB
Polres Bima Kota bongkar jaringan narkoba, 526 gram ganja disita dari lima lokasi
04 March 2026 13:50 WIB
Rekrutmen kelompok ekstrem masih terjadi, Pemkot Bima percepat program reintegrasi
03 March 2026 21:39 WIB
Qori dan Qoriah Internasional menginspirasi kampus, UM Bima gaungkan generasi Qur'ani
26 February 2026 21:27 WIB
Geger! Pria diduga mencuri kambing ditemukan mengambang di Pantai Pancala Kota Bima
24 February 2026 15:11 WIB
Bima geger! 13 pengedar sabu ditangkap, jejak bandar Rp1 miliar masih buron
22 February 2026 13:58 WIB