MELESTARIKAN TERIPANG
Rabu, 20 Desember 2017 20:22 WIB
Para peneliti Balai Bio Industri Laut (BBIL) - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bersama jajaran PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) selaku BUMN di bawah Kementerian Keuangan, menebar sebanyak 2.000 anakan teripang pasir (Holothuria scabra) di zona inti Taman Wisata Perairan Gili Matra, Kabupaten Lombok Utara, NTB, Rabu (20/12).
Penebaran anakan teripang di kawasan perairan konservasi tersebut bertujuan untuk melindungi keberlanjutan teripang pasir yang terancam punah akibat komersialisasi. PT SMF memberikan bantuan dana melalui program CSR kepada BBIL-LIPI untuk perbaikan sarana produksi benih dan penebaran anakan teripang di TWP Gili Matra. (Foto ANTARA NTB/Awaludin)
Penebaran anakan teripang di kawasan perairan konservasi tersebut bertujuan untuk melindungi keberlanjutan teripang pasir yang terancam punah akibat komersialisasi. PT SMF memberikan bantuan dana melalui program CSR kepada BBIL-LIPI untuk perbaikan sarana produksi benih dan penebaran anakan teripang di TWP Gili Matra. (Foto ANTARA NTB/Awaludin)
Pewarta :
Editor : Awaludin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Wow kirab pemuda Nusantara di Lombok dimeriahkan tradisi "nyongkolan"
02 November 2018 4:47 WIB, 2018