Mendikbud serahkan tunjangan guru terdampak gempa di Sumbawa
Jumat, 12 Oktober 2018 22:33 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan H. Muhadjir Effendy, membagikan buku bacaan kepada siswa SDN Labuan Alas, SMPN 3 Alas, dan SLB Alas, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Jumat (12/10). (Foto Antaranews NTB/Awaludin)
Sumbawa Barat (Antaranews NTB) - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) H Muhadjir Effendy menyerahkan tunjangan khusus untuk sebanyak 2.162 orang guru terdampak gempa di Kabupaten Sumbawa Barat, dan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.
"Tunjangan tersebut sebagai bentuk kepedulian Presiden Joko Widodo melalui Kemendikbud kepada para guru yang ditimpa musibah gempa," kata Mendikbud H. Muhadjir Effendy, usai menyerahkan tunjangan secara simbolis kepada perwakilan guru di Kabupaten Sumbawa Barat, Jumat.
Sebanyak 2.162 guru terdampak terdiri atas guru berstatus bukan pegawai negeri sipil (PNS) sebanyak 1.018 orang dan PNS sebanyak 1.144 orang.
Seluruhnya tersebar di Kabupaten Sumbawa Barat sebanyak 1.056 guru dan di Kabupaten Sumbawa 1.106 orang.
Muhadjir menyebutkan nilai tunjangan khusus yang diberikan kepada guru nonPNS sebesar Rp2 juta per bulan. Sedangkan guru PNS sebesar Rp1,5 juta per bulan. Tunjangan khusus diberikan selama enam bulan.
"Total tunjangan khusus untuk guru terdampak gempa di Kabupaten Sumbawa Barat, dan Sumbawa sebesar Rp11,25 miliar," katanya.
Dalam kesempatan itu, Mendikbud Muhadjir mengajak para guru untuk memotivasi anak didiknya agar bangkit dari trauma sehingga bisa kembali belajar seperti biasa, meskipun masih dalam ruang kelas darurat.
"Guru juga harus bangkit dari dampak gempa. Jangan seperti anak didik yang masih trauma," katanya.
Sementara itu, Bupati Sumbawa Barat H. W. Musyafirin, mengapresiasi kepedulian jajaran Kemendikbud yang telah datang mengecek sekolah-sekolah yang rusak akibat gempa bumi sekaligus menyerahkan berbagai bantuan dan tunjangan bagi para guru.
"Musibah gempa ada hikmahnya. Salah satu hikmah dalam wujud datangnya para menteri, termasuk Mendikbud hari ini," katanya.
Dalam kunjungannya ke Pulau Sumbawa, Mendikbud Muhadjir Effendy, mengecek kondisi komplek SDN Labuan Alas, SMPN 3 Alas, dan SLB Alas, Kabupaten Sumbawa, serta meninjau ruang kelas darurat di SDN 1 dan PAUD di Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat, sekaligus menyerahkan paket bantuan.
Selain itu, menggelar rapat koordinasi penanganan pendidikan pascagempa Lombok -Sumbawa dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat.
Di sela rapat tersebut, Mendikbud menyerahkan paket bantuan, pemberian tunjangan khusus guru terdampak gempa dan bantuan dana sarana pembelajaran darurat untuk sekolah terdampak gempa.
Dalam kunjungan kerjanya, Mendikbud Muhadjir Effendy, membawa serta jajarannya, yakni Inspektur Jenderal, Dirjen PAUD Dikmas, dan Kepala Badan Bahasa, Kepala Balitbang, dan Direktur Pembinaan SD.
Selain itu, Direktur Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus, Kepala Biro Umum, Kepala Biro PKLN, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat, Kepala Pusat Analisis dan Sinkronisasi Kebijakan, Kepala LPMP NTB, dan Staf Khusus Nasrullah. (*)
"Tunjangan tersebut sebagai bentuk kepedulian Presiden Joko Widodo melalui Kemendikbud kepada para guru yang ditimpa musibah gempa," kata Mendikbud H. Muhadjir Effendy, usai menyerahkan tunjangan secara simbolis kepada perwakilan guru di Kabupaten Sumbawa Barat, Jumat.
Sebanyak 2.162 guru terdampak terdiri atas guru berstatus bukan pegawai negeri sipil (PNS) sebanyak 1.018 orang dan PNS sebanyak 1.144 orang.
Seluruhnya tersebar di Kabupaten Sumbawa Barat sebanyak 1.056 guru dan di Kabupaten Sumbawa 1.106 orang.
Muhadjir menyebutkan nilai tunjangan khusus yang diberikan kepada guru nonPNS sebesar Rp2 juta per bulan. Sedangkan guru PNS sebesar Rp1,5 juta per bulan. Tunjangan khusus diberikan selama enam bulan.
"Total tunjangan khusus untuk guru terdampak gempa di Kabupaten Sumbawa Barat, dan Sumbawa sebesar Rp11,25 miliar," katanya.
Dalam kesempatan itu, Mendikbud Muhadjir mengajak para guru untuk memotivasi anak didiknya agar bangkit dari trauma sehingga bisa kembali belajar seperti biasa, meskipun masih dalam ruang kelas darurat.
"Guru juga harus bangkit dari dampak gempa. Jangan seperti anak didik yang masih trauma," katanya.
Sementara itu, Bupati Sumbawa Barat H. W. Musyafirin, mengapresiasi kepedulian jajaran Kemendikbud yang telah datang mengecek sekolah-sekolah yang rusak akibat gempa bumi sekaligus menyerahkan berbagai bantuan dan tunjangan bagi para guru.
"Musibah gempa ada hikmahnya. Salah satu hikmah dalam wujud datangnya para menteri, termasuk Mendikbud hari ini," katanya.
Dalam kunjungannya ke Pulau Sumbawa, Mendikbud Muhadjir Effendy, mengecek kondisi komplek SDN Labuan Alas, SMPN 3 Alas, dan SLB Alas, Kabupaten Sumbawa, serta meninjau ruang kelas darurat di SDN 1 dan PAUD di Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat, sekaligus menyerahkan paket bantuan.
Selain itu, menggelar rapat koordinasi penanganan pendidikan pascagempa Lombok -Sumbawa dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat.
Di sela rapat tersebut, Mendikbud menyerahkan paket bantuan, pemberian tunjangan khusus guru terdampak gempa dan bantuan dana sarana pembelajaran darurat untuk sekolah terdampak gempa.
Dalam kunjungan kerjanya, Mendikbud Muhadjir Effendy, membawa serta jajarannya, yakni Inspektur Jenderal, Dirjen PAUD Dikmas, dan Kepala Badan Bahasa, Kepala Balitbang, dan Direktur Pembinaan SD.
Selain itu, Direktur Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus, Kepala Biro Umum, Kepala Biro PKLN, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat, Kepala Pusat Analisis dan Sinkronisasi Kebijakan, Kepala LPMP NTB, dan Staf Khusus Nasrullah. (*)
Pewarta : Udin
Editor : Awaludin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Muhadjir Effendy jadi komisaris utama BSI, Berikut daftar direksi dan komisaris baru BSI
17 May 2025 11:14 WIB
Jokowi menunjuk Muhadjir dan Airlangga menjadi Plt Mendes PDTT dan Menaker
01 October 2024 7:41 WIB, 2024
Presiden Jokowi tunjuk Muhadjir Effendy sebagai Plt Menteri Sosial
06 September 2024 12:02 WIB, 2024
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Wow kirab pemuda Nusantara di Lombok dimeriahkan tradisi "nyongkolan"
02 November 2018 4:47 WIB, 2018