Bima (ANTARA) - Wakil Bupati (Wabup) Bima Irfan Zubaidy menerima 40 peserta dengan 7 pejabat Pendamping, Diklat Kepemimpinan Administrator (PKA) BPSDM Pemerintah Provinsi NTB Angkatan XI Tahun 2025, yang melakukan studi lapangan (STULA), Rabu.
"Terima kasih sudah menjadikan Kabupaten Bima sebagai lokus studi pengembangan," katanya saat memberi sambutan.
Dikatakannya, kunjungan ini dapat memberikan kemanfaatan dan hal positif baik bagi pemerintah daerah maupun para peserta.
"Ini menjadi kehormatan bagi kami di Pemerintah Kabupaten Bima dan semoga bisa memberikan kemanfaatan untuk kita semua," ujarnya.
Baca juga: Inilah tujuh program prioritas Bupati-Wabup Bima Ady-Irfan
Pada kesempatan itu, pria yang akrab disapa Dokter Irfan ini, menyoroti dan memberikan gambaran permasalahan sektor pariwisata yang kurang diperhatikan.
"Padahal sebenarnya sektor ini menjadi sebuah kluster yang menjadi sumber pendapatan daerah yang melibatkan rakyat dalam meningkatkan ekonomi bangsa Indonesia," paparnya.
Hal itu, lanjut Wabup, bisa dicontohkan seperti di Labuhan Bajo yang merupakan tetangga dekat daerah ini.
"Disana sektor pariwisata hidup dan menjadi ujung tombak utama dalam meningkatkan pendapatan dan ekonomi masyarakat," jelasnya.
"Demikian halnya masalah persampahan yang menjadi fokus perhatian Presiden Prabowo Subianto," sambung politisi PKS ini.
Baca juga: Wabup Bima Irfan bergabung bersama Bupati Ady Mahyudi di retreat Akmil Magelang
Sementara itu, Ketua BPSDM Provinsi NTB Hj. Hartina mengatakan, tema yang diangkat dalam STULA yaitu, “Dengan Pelatihan Kepemimpinan Administrator mendukung transformasi birokrasi menuju tata kelola pemerintahan yang bersih dan inovatif, serta Kepemimpinan yang kolaboratif sebagai pondasi percepatan pembangunan daerah menuju NTB Makmur Mendunia”.
Ia menjelaskan, pada tahun 2025 arah kebijakan pelaksanaan STULA pelatihan kepemimpinan struktural sekarang fokusnya memberikan solusi terhadap permasalahan yang ada.
"Adapun lokus tujuan studi lapangan di Kabupaten Bima yaitu pembahasan penyelesaian permasalahan tata kelola persampahan oleh DLH dan tata kelola pariwisata di Kabupaten Bima," bebernya.
Selain Wabup Bima dan Ketua rombongan Hj. Hartina, hadir juga Kepala BKD dan Diklat Kabupaten Bima Laily Ramdhani, Kadis Pariwisata Kabupaten Bima A. Salam Gani dan Kadis Lingkungan Hidup Jaidun.
Baca juga: Bupati Bima ajak semua pihak jihad bersama majukan Dana Mbojo
Baca juga: Bupati Ady ajak seluruh OPD bekerja keras wujudkan Bima Bermartabat