Lombok Tengah (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) meraih penghargaan Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Kategori Madya Tahun 2026 dari BPJS Kesehatan.

"Alhamdulillah, Kabupaten Lombok Tengah berhasil meraih UHC dari BPJS Kesehatan. Ini adalah hasil dari komitmen dan sinergi semua pihak,” kata Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri dalam keterangan tertulisnya di Lombok Tengah, Rabu.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia Dr (HC) Drs A Muhaimin Iskandar bersama Menteri Kesehatan, Wakil Menteri Dalam Negeri, serta Pengawas dan Direktur Utama BPJS Kesehatan, kepada Bupati Lombok Tengah HL Pathul Bahri pada ajang UHC Awards 2026 yang digelar di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dalam memastikan seluruh masyarakat terlindungi melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

"Sehingga dapat mengakses layanan kesehatan secara adil dan merata," katanya.

Baca juga: Program UHC 2025 di Lombok Tengah dialokasi anggaran Rp101 miliar

Bupati menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas capaian tersebut, karena keberhasilan meraih UHC Madya merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen pemerintah dan masyarakat.

“Saya berharap ke depan Kabupaten Lombok Tengah mampu meningkatkan status UHC dari Kategori Madya menjadi Kategori Utama," katanya.

“Ini harus menjadi perhatian bersama. Semoga tahun depan capaian ini bisa meningkat dari Madya ke Utama, dan Insya Allah akan kita raih,” ucapnya.

Sementara itu, Menko Pemberdayaan Masyarakat A Muhaimin Iskandar menjelaskan bahwa Universal Health Coverage merupakan kondisi di mana seluruh penduduk telah terdaftar sebagai peserta JKN dengan tingkat keaktifan yang baik, sehingga tidak mengalami hambatan biaya dalam mengakses layanan kesehatan.

“Keberhasilan daerah mencapai UHC menunjukkan kehadiran negara dalam menjamin hak dasar masyarakat di bidang kesehatan,” tegasnya.

Baca juga: Alhamdulillah!! Angka kemiskinan ekstrem Lombok Tengah terendah di NTB

Ia juga mendorong pemerintah daerah agar tidak hanya mempertahankan capaian UHC, tetapi terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

“Tahun depan, daerah yang masih berstatus Madya harus meningkat menjadi Utama. Sementara daerah yang sudah Utama harus fokus pada peningkatan kualitas layanan kesehatannya,” katanya.

Dalam UHC Awards 2026, pemerintah pusat memberikan penghargaan kepada 32 provinsi serta 397 kabupaten/kota di seluruh Indonesia yang berhasil mencapai cakupan kepesertaan JKN minimal 98 persen dengan tingkat keaktifan peserta minimal 80 persen.

Ajang ini turut dihadiri sejumlah pejabat negara dan menjadi momentum penting dalam memperkuat pelaksanaan jaminan kesehatan nasional di Indonesia.

Baca juga: BPJS NTB ingatkan warga Lombok Tengah cek keaktifan status kepesertaan

Baca juga: Pemerintah Lombok Tengah alokasikan Rp41 miliar dukung program UHC