Mataram, NTB (ANTARA) - Jumlah pemudik melalui Terminal Bus Mandalika di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) diprediksi naik lima persen pada arus mudik Lebaran 2026 dibandingkan periode sama tahun lalu.

Kepala Terminal Mandalika Martin mengakui saat ini arus mudik masih relatif lebih sepi dibandingkan Lebaran tahun lalu.

"Kalau tahun lalu itu masuk H-10 biasanya tiket bus sudah habis di pesan. Tapi sekarang masuk H-9 saja belum habis. Makanya kalau ada kenaikan pasti. Tapi, kita prediksi cuma lima persen peningkatannya," ujar Martin di Mataram, NTB, Sabtu.

Ia mengatakan, untuk puncak arus mudik melalui Terminal Mandalika diprediksi pada arus mudik terjadi pada H-4 dan H-3 Lebaran. Sedangkan, puncak arus balik terjadi pada H+6 atau H+7 Lebaran.

"Kalau puncak arus mudik biasanya sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Cuma itu tadi saya tanya PO bus tiket belum semua laku terjual. Kata mereka karena banyak program mudik gratis, sehingga banyak penumpang yang beralih," terangnya.

Baca juga: Mudik tenang, Polisi NTB sediakan titipan kendaraan gratis

Menurut dia, total armada bus yang melayani arus mudik di terminal terbesar di NTB itu, sebanyak 161 unit, yang terdiri atas 61 bus antarkota antarprovinsi (AKAP) dan 100 bus antarkota dalam provinsi (AKDP).

Dengan tujuan sejumlah kota di tanah air mulai dari Jakarta, Surabaya, Malang, Bali, dan sejumlah kota dan kabupaten di NTB, seperti Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu, Bima, dan Kota Bima.

"Paling banyak penumpang mudik itu ke kota-kota di Pulau Sumbawa (Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu, Bima, dan Kota Bima)," ujar Martin.

Lebih lanjut, ia mengatakan untuk memberikan rasa aman dan nyaman di dalam area terminal selama arus mudik Lebaran, pihaknya bersama unsur terkait sudah mendirikan posko Lebaran, termasuk melakukan pengecekan seluruh armada transportasi serta para supir.

"Posko Lebaran mulai H-9 sudah aktif. Semua ini untuk memberikan kenyamanan kepada penumpang," katanya.

Baca juga: Mudik gratis, 400 warga diberangkatkan dari Mataram ke Sumbawa hingga Bima
Baca juga: Polisi siagakan 5 posko mudik Lebaran 2026 di Lombok Tengah
Baca juga: Tiket bus melonjak jelang mudik, Pemprov NTB: Bukan kebijakan gubernur