Mataram (ANTARA) - Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat Inspektur Jenderal Polisi Edy Murbowo menaruh atensi terhadap keamanan arus mudik pada momentum libur lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah/2026.

Kapolda NTB Irjen Pol. Edy Murbowo di Mataram, Senin, mengakui bahwa aparat kepolisian secara terus menerus membangun koordinasi dengan seluruh pihak terkait agar aktivitas mudik tahun ini tetap berjalan nyaman dan lancar tanpa gangguan keamanan.

"Untuk itu, kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal," katanya.

Bentuk atensi Kapolda NTB terhadap keamanan arus mudik pada tahun ini dengan mendampingi Gubernur NTB bersama pejabat Forkopimda NTB mengecek langsung mobilitas masyarakat di pelabuhan, terminal, dan bandara.

Baca juga: Polda NTB intensifkan patroli Jelang Lebaran 2026

Kapolda NTB disela pendampingannya pada Minggu (15/3), turut menyambangi personel yang bertugas dan memantau kegiatan pengamanan dari posko terpadu, baik yang ada di terminal, bandara, dan pelabuhan.

Kapolda NTB dalam kegiatan tersebut mengakui ikut menyempatkan diri menemui sejumlah pemudik. Ia mengingatkan kepada mereka untuk tetap waspada terhadap diri dan barang bawaan.

Begitu juga dengan otoritas pengelola kawasan pelabuhan, terminal, dan bandara serta para pelaku usaha transportasi agar tetap mengutamakan keselamatan jiwa selama perjalanan.

Baca juga: Polda NTB sebar 35 posko untuk amankan Lebaran 2026

Seluruh standar operasional transportasi sesuai syarat kenyamanan dan keamanan harus dipastikan terpenuhi sebelum pemberangkatan.

"Kalau di terminal, sopir dan kru bus harus tetap waspada dan tidak mengemudi dengan kecepatan yang melampaui batas," ujarnya.

Dalam giat menjaga keamanan arus mudik tahun ini, Polda NTB ikut menggelar operasi kepolisian dalam skala nasional. Untuk wilayah hukum Polda NTB, giat terpadu tersebut digelar dengan sandi Operasi Ketupat Rinjani 2026.

Kapolda pun menegaskan bahwa pengecekan terhadap objek vital dari pergerakan arus mudik tahun ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan terpadu Operasi Ketupat Rinjani 2026.

"Dengan sinergitas pengamanan secara terpadu ini, baik antara pemerintah daerah, TNI, Polri, serta instansi terkait, kami berharap mudik dapat dirasakan lebih aman dan nyaman," ucap dia.