Mataram (ANTARA) - Tim Pembina Posyandu Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat mendorong penguatan sinergi lintas sektor sebagai langkah optimalisasi terhadap layanan posyandu terpadu.
Ketua TP Posyandu Kota Mataram Kinnastri Mohan Roliskana di Mataram, Senin, mengatakan posyandu kini telah bertransformasi menjadi ruang layanan bersama yang menghadirkan pelayanan dasar secara terintegrasi.
Hal itu, kata dia, upaya nyata dalam mendekatkan layanan pemerintah kepada masyarakat.
"Untuk itu, kolaborasi lintas sektor sangat penting dalam mendukung optimalisasi layanan posyandu terpadu," katanya.
Dia mengatakan hal itu saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pembina Posyandu Kota Mataram di aula lantai tiga Kantor Wali Kota Mataram yang dihadiri camat dan lurah se-Kota Mataram, kepala puskesmas, unsur Dinas Kesehatan, Tim Penggerak PKK, serta para kader posyandu setempat.
Dia mengatakan rakor tersebut menjadi kesempatan strategis memperkuat peran posyandu sebagai pusat layanan masyarakat berbasis kelurahan yang terintegrasi.
Sejalan dengan kebijakan nasional, posyandu kini mengimplementasikan enam bidang standar pelayanan minimal (SPM), meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial.
Menurutnya, keberhasilan transformasi posyandu tidak terlepas dari peran aktif seluruh pemangku kepentingan, khususnya para kader sebagai ujung tombak pelayanan di masyarakat.
Baca juga: Dinkes Mataram menyiapkan layanan penyakit kronis bagi lansia di posyandu
"Kami mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat sinergi, mulai dari OPD, kecamatan, kelurahan hingga kader posyandu, agar layanan yang diberikan semakin optimal, tepat sasaran, dan berkelanjutan," katanya.
Kinnastri menyampaikan capaian membanggakan terhadap 365 posyandu di Kota Mataram yang telah bertransformasi 100 persen menjadi posyandu keluarga, yang memberikan layanan bagi seluruh kelompok usia, mulai dari ibu hamil, bayi, balita, anak-anak, remaja, hingga kalangan lanjut usia (lansia).
Baca juga: Posyandu Mataram harus menjadi pusat layanan warga yang mudah diakses
Oleh karena itu, melalui rakor tersebut diharapkan terwujud langkah-langkah konkret berupa pembagian peran yang jelas, penguatan basis data, serta penyusunan program yang terukur, guna menjadikan posyandu sebagai garda terdepan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
"Pemerintah Kota Mataram berkomitmen untuk terus mendorong penguatan posyandu sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera," katanya.