Jakarta (ANTARA) - Langkah sejumlah partai baru seperti Gerindra dan Hanura yang merapat ke PDI Perjuangan rupanya menarik perhatian beberapa kekuatan politik lainnya, tak terkecuali Partai Bulan Bintang.

"Pagi ini kami ke Teuku Umar, dan dijadualkan bertemu dengan para petinggi PDI Perjuangan," ungkap Ketua DPP Partai Bulan Bintang (PBB), Yusron Ihza Mahendra kepada ANTARA, di Jakarta, Selasa.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini mengungkapkan, ada beberapa agenda yang akan dibahas oleh kedua pihak.

"Salah satunya tentang `Parliamentary Thresold` (PT). Yaitu, tentang kemungkinan penundaan pelaksanaannya," tegas mantan dosen dan peneliti di Universitas Tsukuba, Jepang ini.

Doktor ilmu politik yang juga pernah jadi peneliti di LP3ES dan LPEM ini, menambahkan, kemumngkinaan penundaan pelaksanaan PT itu, dilihat dari segi keutuhan berbangsa serta bernegara.

"Hal ini amat krusial, bahkan jauh lebih penting dari persoalan koalisi," ujarnya lagi.

Nasib Ratusan Caleg

Masalah PT tersebut, menurut Yusron Ihza Mahendra, menyangkut pula nasib puluhan juta rakyat pemegang kedaulatan konstitusi, juga berkenaan dengan nasib ratusan calon anggota legislatif (Caleg).

"Dengan asumsi bahwa suara partai-partai yang tidak lulus PT adalah 20 pesern, ini berarti akan ada sekitar 100 Caleg pemenang Pemilu yang tidak dilantik," ungkapnya.

Mengenai ini, lanjutnya, tentu bukan cuma masalah demokrasi dan probelm tidak tersalurkannya aspirasi rakyat.

"Ini sudah menyangkut masalah keselamatan kehidupan bernegara ke depan. Nah, PBB akan bicarkan nasib, hak rakyat dan masa depan bangsa ini dalam pertemuan tersebut," katanya meyakinkan.

Dengan Partai Golkar

Selain dengan PDI Perjuangan, demikian Yusron Ihza Mahendra, PBB sesungguhnya berniat pula untuk mendiskusikan hal-hal seperti itu dengan Partai Golkar (PG).

"Kami tentu berniat pula mengangkat masalah ini dengan mitra strategis lainnya," katanya.

Sementara itu dengan Partai Demokrat (PD), ia mengatakan, pihaknya sesungguhnya sudah menjadualkan pertemuan Senin (13/4) tadi malam.

"Pertemuan tadi malam tertunda, dan kami masih bersedia bertemua mereka (para petinggi PD) malam ini di Cikeas, Bogor. Mudah-mudahan tidak tertunda lagi," ujar Yusron Ihza Mahendra. (*)


Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026