Dinkes Mataram siapkan pemberian vaksin calon haji

id dinkes mataran,vaksin meningitis,bpih 2018,caon haji

Dinkes Mataram siapkan pemberian vaksin calon haji

Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram dr H Usman Hadi (ist)

Saat ini kami masih menunggu informasi resmi hitam di atas putih dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mataram terhadap jumlah calon haji yang telah melunasi BPIH
Mataram  (Antaranews NTB) - Dinas Kesehatan Kota? Mataram, Nusa Tenggara Barat, menyiapkan pemberian vaksin meningitis bagi ratusan calon haji yang sudah melunasi biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) 2018.

"Saat ini kami masih menunggu informasi resmi hitam di atas putih dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mataram terhadap jumlah calon haji yang telah melunasi? BPIH," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram dr H Usman Hadi di Mataram, Selasa.
 
Ia mengatakan, data riil dari Kemenag itu akan menjadi acuan untuk melakukan pemilahan terkait lokasi pemberian vaksin meningitis di 11 puskesmas yang menjadi wilayah kerja.?
 
"Dengan demikian, pemberian vaksin meningitis ke jemaah bisa mudah terpantau. Artinya, apabila ada jemaah yang belum datang ke puskesmas, petugas bisa langsung datang ke rumah yang bersangkutan," katanya.

 Menurutnya, selain jemaah akan mendapatkan vaksin meningitis, mereka juga akan mendapatkan vaksin influenza yang merupakan program khusus dari pemerintah kota.

 Pemberian vaksin influenza ini, katanya, di luar tanggung jawab pemerintah, sebab untuk pengadaan vaksin tersebut dilakukan oleh pemerintah kota guna memberikan pelayanan kepada jemaah calon haji.
 
"Kedua vaksin ini akan diberikan secara bersamaan setelah adanya data riil jumlah jemaah yang telah melunasi BPIH," katanya.
 
Usman menargetkan pemberian vaksin meningitis dan influenza kemungkinan dimulai pekan depan atau bertepatan dengan masuknya bulan Ramadan 1439 Hijriah.

 "Tetapi jika ada jemaah yang kurang yakin, jika pemberian vaksin dapat menbatalkan puasa, mereka boleh datang ke puskemas untuk divaksin setelah Idul Fitri," katanya.? ?

 Kepala Seksi Penyelenggaran Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kota Mataram Hj Ratna Mufida di Mataram sebelumnya menyebutkan, jumlah jemaah yang telah melunasi BPIH pada tahap pertama sebanyak 717 orang dari 774 orang calon haji.

 "Ada 56 orang calon haji tidak melunasi BPIH hingga hari terakhir pembayaran tahap pertama pada 4 Mei 2018," ujarnya.

 Ratna mengatakan, sebanyak 56 orang calon haji yang tidak melunasi pada tahap pertama itu dengan alasan masing-masing, di antaranya satu orang calon haji kekurangan uang, satu orang menjadi tenaga kerja wanita (TKW), dua orang mengalami gagal sistem dan 52 orang ada yang meninggal dan memang menunda.

 Namun,? calon haji yang masih dapat melakukan pelunasan BPIH pada tahap kedua, yang akan dimulai pada 16 Mei sampai 26 Mei 2018, hanya dua orang? karena dinyatakan gagal sistem.

 "Selebihnya tidak dapat melunasi karena alasan mereka yang tidak memungkinkan, sehingga 54 calon haji lainnya dianggap batal berangkat." katanya.(*)