Baru satu partai politik yang mendaftar, yakni PAN
Mataram (Antaranews NTB) - Partai Amanat Nasional (PAN) Nusa Tenggara Barat menjadi partai politik pertama yang mendaftarkan bakal calon legislatif ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nusa Tenggara Barat.

"Baru satu partai politik yang mendaftar, yakni PAN," kata Ketua KPU NTB Lalu Aksar Ansori di Mataram, Senin.

Ia mengatakan, pengurus DPW PAN datang ke KPU NTB mendaftarkan bakal calon legislatif (Caleg) sekitar pukul 15.00 Wita, dengan membawa berkas persyaratan caleg di delapan daerah pemilihan (dapil) NTB. Di antaranya, dapil NTB 1 Mataram, dapil NTB 2 Lombok Barat dan Lombok Utara, dapil NTB 3 Lombok Timur dan dapil NTB 4 Lombok Timur, dapil NTB 5 Sumbawa dan Sumbawa Barat. Dapil NTB 6 Bima, Dompu dan Kota Bima, dapil NTB 7 Lombok Tengah dan dapil NTB 8 Lombok Tengah.

"Jadi nanti semua persyaratan dapil akan kita verifikasi, termasuk kelengkapan lain, seperti SKCK, keterangan sehat jasmani, ijazah, surat dari pengadilan, foto dan lainnya," jelasnya.

Menurutnya, dari hasil kelengkapan sementara 65 kuota bakal caleg, hanya 60 caleg yang diajukan DPW PAN.

"Artinya, ada beberapa dapil yang tidak terisi penuh, seperti di dapil NTB 2 Lombok Barat dan Lombok Utara dan dapil NTB 7 Lombok Tengah," terang Aksar.

Sedangkan, untuk 30 persen keterwakilan perempuan, dari verifikasi sementara, ujar Aksar Ansori, DPW PAN sudah memenuhi kuota tersebut.

"Hasil pemeriksaan kita sudah memenuhi," ujarnya.

Untuk partai politik yang belum mendaftarkan bakal calegnya, ungkap Aksar, dipastikan akan mengambil pada hari terakhir, Selasa (17/7).

"Untuk yang belum ini akan mendaftar pada hari terakhir," ucap Aksar Ansori.

Sementara itu, Wakil Ketua DPW PAN NTB M Hadi Sulthon, mengatakan PAN NTB merupakan partai politik pendaftar pertama untuk caleg DPRD NTB. Bahkan, untuk kelengkapan administrasi dan kuota 30 persen caleg perempuan oleh KPU NTB, caleg PAN dinyatakan lengkap.

"Sebagai partai yang pertama mendaftar, menunjukkan kita paling siap menghadapi Pemilu 2019," tandasnya. (*)

Pewarta :
Editor: Nur Imansyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026