Gelandangan masih dominasi PMKS di Jakbar

id Ppks di jakbar,Penertiban Pmks di jakbar,Gelandang Jakarta ,Penyandang masalah sosial ,Pengamen di Jakarta

Gelandangan masih dominasi PMKS di Jakbar

Seorang "Pak Ogah" diamankan petugas di wilayah Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (9/7/2025). (ANTARA/Risky Syukur)

Jakarta (ANTARA) - Gelandangan masih menjadi kategori yang mendominasi jumlah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) atau Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) selama tujuh bulan penertiban di wilayah Jakarta Barat.

Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Barat, Suprapto saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu, menyebutkan, dari 990 PMKS yang ditertibkan, 400 orang masuk kategori gelandangan.

"PMKS yang terjaring paling banyak selama periode itu adalah gelandangan, yakni 400 orang," kata Suprapto.

Selanjutnya, kata dia, kategori psikotik 268 orang, pengamen 62 orang dan sisanya kategori lain.

Baca juga: Faktor ekonomi sebabkan filisida

Pada Januari 2025, dijaring sebanyak 107 orang PMKS, kemudian Februari (121), Maret (145), April (113), Mei (167), Juni (155) dan Juli 182 orang.

"Penjangkauan dilakukan di titik-titik rawan PPKS di delapan wilayah kecamatan se Jakarta Barat, seperti lampu merah atau perempatan jalan," katanya.

Baca juga: Terstigma negatif KPPPA berikan layanan psikososial anak-anak Muntigunung

Penjaringan PMKS, kata dia, dilakukan dalam rangka penegakan Perda DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007 tentang ketertiban umum.

“PPKS yang terjangkau langsung dibawa petugas dan diserahkan ke Panti Sosial Kedoya untuk mendapat pembinaan,” katanya.


Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.