Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengharapkan kegiatan gebyar posyandu desa ini mempercepat penurunan stunting dan meningkatkan kesehatan masyarakat.

"Menjaga kesehatan bukan hanya tugas pemerintah saja, tetapi tugas semua untuk memastikan kesehatan dan pemenuhan gizi anak-anak agar bebas dari stunting," kata Sekda Lombok Utara Anding Duwi Cahyadi saat acara itu di Lombok Utara, Kamis.

Ia mengatakan angka stunting di Lombok Utara masih tinggi, yakni 13,5 persen. Meskipun penurunan signifikan setiap tahun perlu diantisipasi agar tidak terjadi kenaikan.

"Fenomena angka stunting di Lombok Utara yang masih tinggi, faktor utamanya ada lingkungan keluarganya, ketika keluarga sehat, bahagia insyallah anak-anak juga akan sehat," katanya.

Ia mengatakan anak bisa cerdas, sehat, dan bahagia serta tumbuh dengan baik, tentunya tidak lepas dari faktor orang tua.

"Orang tua menjadi contoh dalam kehidupan keluarga yang sehat," katanya.

Baca juga: Lombok Utara luncurkan program Posyandu Stunting

Ia mengatakan pentingnya keluarga menjaga kesehatan anak-anak dan memberikan pemenuhan gizi yang baik karena mereka generasi penerus bangsa.

"Saya meminta kepada para kader posyandu serta orang tua untuk selalu memberikan makanan yang bergizi serta menjaga kesehatannya anak-anak kita sebagai generasi penerus pembangunan Lombok Utara," katanya

Kepala Desa Bayan Satriadi memberikan apresiasi kepada Yayasan 1000 Hari dan Yayasan Amanah Bangun Negeri yang telah melakukan pendampingan kesehatan khususnya, di desa itu.

"Kegiatan gebyar posyandu sebagai langkah yang bagus diambil dalam rangka memberikan penghargaan kepada para kader posyandu yang berperan aktif selama ini," katanya.

Pemerintah daerah memberikan honor yang sesuai dengan pekerjaan, sebagai bentuk apresiasi kepada kader-kader posyandu yang telah mendukung program pemerintah dalam mempercepat penurunan stunting.

"Semoga target penurunan stunting bisa tercapai di 2025," katanya.
Baca juga: Lombok Utara perkuat standar pelayanan minimum di Posyandu
Baca juga: Pemkab Lombok Utara beri penghargaan bagi kader posyandu



Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026