Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Lombok Utara bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar wisuda sekolah lansia dalam rangka mencegah penduduk menua depresi.

Plt Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikbudpora) Kabupaten Lombok Utara Muhammad Rabu, memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program sekolah lansia di Desa Sokong, Kecamatan Tanjung.

"Program ini sejalan dengan semboyan Kementerian Pendidikan dalam pelaksanaan tes kemampuan akademik, yaitu jujur dan bahagia," katanya.

Sebanyak 50 wisudawan-wisudawati lanjut usia tampak bersemangat mengenakan toga, menandai keberhasilan mereka menempuh program pembelajaran yang digagas oleh BKKBN Provinsi NTB bekerja sama dengan pemerintah daerah Lombok Utara.

"Program ini sangat mendukung masyarakat lansia kita untuk menghadapi masa tua dengan penuh kebahagiaan, keceriaan dan kegembiraan," katanya.

 

Ia menyampaikan apresiasi kepada BKKBN atas inisiatif program yang dinilai sejalan dengan upaya pemberantasan buta aksara dan peningkatan kualitas hidup masyarakat lanjut usia.

Selain belajar membaca dan menulis, ada juga pelatihan kewirausahaan bagi lansia agar mereka tetap produktif di masa tua.

"Kami sangat konsentrasi terhadap peningkatan sumber daya manusia, khususnya di bidang pendidikan," katanya.

Sementara itu, Kepala BKKBN Provinsi NTB Lalu Makripuddin menyampaikan bahwa pentingnya keberadaan sekolah lansia sebagai sarana pembinaan mental dan sosial masyarakat lanjut usia.

“Berdasarkan data, jumlah lansia nasional terus meningkat setiap tahun. Khusus di NTB jumlah lansia mencapai sekitar 10 persen dari total 5,6 juta penduduk, dengan 47 persen laki-laki dan 53 persen perempuan," katanya.

Sekitar 34 persen lansia di NTB adalah masyarakat yang kurang mampu, dan sekitar 37 persen lansia nasional belum memiliki jaminan kesehatan. 

Oleh karena itu, dengan adanya sekolah lansia ini, diharapkan mereka bisa menghadapi masa tua dengan kegiatan yang bermanfaat, bermakna, dan produktif.

"Program ini diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan para lansia," katanya.



Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026