Mataram (ANTARA) - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), telah menyiapkan 48 calon kepala sekolah untuk mengisi kekosongan jabatan kepala sekolah di tingkat SD dan SMP di kota itu.

Kepala Disdik Kota Mataram Yusuf di Mataram, Senin, mengatakan sebanyak 48 calon kepala sekolah itu telah melewati proses seleksi dan wawancara.

"Kami sudah menyeleksi 48 orang calon kepala sekolah dan hasilnya segera kami usulkan ke Pak Sekda selaku Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat)," katanya.

Menurutnya, sebanyak 48 calon kepala sekolah yang sudah mengikuti seleksi itu akan mengisi sekitar 32 jabatan kepala sekolah yang kosong terdiri atas 20 posisi di tingkat SD dan sisanya di tingkat SMP.

Baca juga: Disdik Mataram sedang menyiapkan 20 calon kepala sekolah

Sementara sisanya, kata dia, akan menunggu jabatan kosong lainnya pada tahun 2026. Untuk mengisi puluhan posisi kepala sekolah yang saat ini kosong, lanjutnya, telah ditunjuk pelaksana tugas (plt) di masing-masing sekolah.

Pihaknya menargetkan seluruh posisi kosong tersebut sudah terisi oleh pejabat definitif pada akhir Januari 2026. Hal itu bertujuan agar sebelum masuk bulan Ramadan 1447 Hijriah seluruh sekolah sudah memiliki kepemimpinan yang stabil.

"Para calon yang dipilih merupakan guru-guru senior dan mereka yang telah memiliki sertifikat Guru Penggerak," katanya.

Wali Kota Mataram Mohan Roliskana sebelumnya juga mengingatkan agar Dinas Pendidikan segera mengisi jabatan kepala sekolah yang kosong agar administrasi dan proses belajar mengajar bisa berjalan lancar.

Apalagi sekolah di Kota Mataram mulai melaksanakan program lima hari belajar yang tentu membutuhkan dukungan dan pengawasan maksimal dari kepala sekolah.

"Kalau semua sudah berjalan sesuai dengan regulasi, silakan Disdik segera isi jabatan kepala sekolah, kami tidak akan intervensi," katanya.

Baca juga: Disdik Mataram minta kepala sekolah ikuti aturan PPDB
Baca juga: Kepala Sekolah se-Mataram Diberikan Pemahaman Tentang Pemberantasan Pungli



Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026