New York (ANTARA) - Komisaris Jenderal Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) Philippe Lazzarini, Ahad (25/1), menyatakan bahwa Gaza telah menjadi tempat paling berbahaya di dunia bagi jurnalis dan pekerja kemanusiaan, di mana lebih dari 230 jurnalis gugur di Jalur Gaza.
Menurut situs web resmi UNRWA, Lazzarini menambahkan bahwa mencegah para jurnalis memasuki Gaza semakin memperkuat kampanye disinformasi dan narasi ekstremis.
"Jurnalis Palestina adalah mata dan telinga kami dalam meliput kengerian perang di Gaza. Mereka menggambarkan kekuatan manusia dan pengaruhnya dan bekerja dengan keberanian dan ketabahan meski menghadapi kesulitan," katanya.
Baca juga: Pengakuan Palestina tiada artinya tanpa gencatan senjata
Baca juga: Israel jadikan makanan sebagai alat perang di Gaza
Lazzarini mengatakan para jurnalis bekerja bersama pekerja kemanusiaan.
Pelarangan jurnalis ke Gaza bertujuan untuk mendiskreditkan laporan langsung dan kesaksian organisasi-organisasi kemanusiaan internasional serta merendahkan martabat warga Palestina, katanya.
Sumber: WAFA