Mataram (ANTARA) - Dinas Ketahanan Pangan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), menyebutkan serapan penyaluran bantuan pangan pemerintah tahap pertama untuk kuota Februari-Maret 2026 di Kota Mataram sudah rampung 100 persen.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Mataram Sudirman di Mataram, Selasa, mengatakan, untuk tahap pertama penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng disalurkan ke tiga kelurahan.

"Sementara 47 kelurahan lainnya akan didistribusikan setelah Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah/2026," katanya.

Dikatakan, tiga kelurahan yang menjadi menerima pertama bantuan pangan pemerintah yang dicanangkan pada Jumat (13/3) adalah Kelurahan Dasan Agung Baru dengan jumlah sasaran 274 Kepala Keluarga (KK), kemudian Kelurahan Mataram barat sebanyak 205 KK, dan Kelurahan Monjok Timur sebanyak 241 KK.

Baca juga: Bulog NTB menyalurkan bantuan beras dan minyak goreng untuk 851.131 keluarga

Dalam pendistribusian itu, lanjutnya, masing-masing KK mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng yang merupakan jatah untuk bulan Februari dan Maret 2026, yang diambil di kantor lurah masing-masing.

"Satu bulan setiap KK mendapatkan 10 kilogram beras dan dua liter minyak goreng," katanya.

Program bantuan pangan pemerintah, katanya, bertujuan mengurangi beban pengeluaran keluarga miskin atau rentan, mencegah rawan pangan, menurunkan angka stunting, dan menjaga stabilitas harga bahan pokok.

"Diharapkan bantuan pangan yang diterima dapat membantu pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat menjelang Idul Fitri," katanya.

Baca juga: Penyaluran bantuan pangan di Mataram capai 87,93 persen

Di sisi lain Sudirman mengatakan program penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng di Kota Mataram dipastikan akan berlanjut setelah Idul Fitri. Langkah itu diambil untuk menjaga stabilitas stok dan kualitas barang di tingkat kelurahan.

Total Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Kota Mataram tahun 2026 tercatat sebanyak 46.983 KK. Jumlah itu bertambah sekitar 51 persen atau sekitar 15.000 KK dari penerima tahun 2025 sebanyak 31.046 KK.

"Penambahan itu sebagai respons atas usulan dari aparat paling bawah yakni kepala lingkungan dan lurah yang kemudian diproses oleh pemerintah pusat melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)," katanya.

Baca juga: Sebanyak 31.046 KK di Mataram menerima bantuan pangan pemerintah
Baca juga: Penyaluran bantaun CPP beras dan minyak goreng di Mataram libatkan aparat
Baca juga: Pendistribusian bantuan pangan beras di Mataram rampung



Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026