Mataram (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, hingga saat ini terus mengawal proses izin sertifikat laik higiene sanitasi (SLHS) dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) guna memastikan standar keamanan pangan bagi para penerima manfaat.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram Emirald Isfihan di Mataram, Kamis, mengatakan, dalam sepekan terakhir ini tercatat sudah ada dua SLHS yang resmi ditandatangani.
"Tapi saya belum cek kembali apakah SLHS yang saya tanda tangan itu baru, atau dapur MBG yang diaktifkan kembali setelah ditutup karena belum penuhi syarat SLHS dan instalasi pengelolaan air limbah (ipal)," katanya.
Hal tersebut disampaikan setelah adanya suspensi atau penghentian sementara program MBG terhadap sekitar 15 dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) MBG di Kota Mataram dari sekitar 50 dapur yang ada.
Baca juga: Dinkes Mataram mendukung penutupan sementara belasan dapur MBG
Dikatakan, proses penerbitan SLHS bagi dapur-dapur penyedia MBG terus berjalan dan dilakukan secara bertahap. Sementara, koordinasi terus diperkuat untuk memastikan standar kesehatan terpenuhi.
Pada prinsipnya, pemerintah tidak hanya fokus pada MBG, tetapi juga membuka pintu bagi perorangan maupun industri rumah tangga yang membutuhkan pendampingan dalam upaya pemenuhan standar kesehatan.
"Setiap izin yang keluar telah melalui pengecekan persyaratan yang ketat guna menjamin kualitas makanan yang didistribusikan," katanya.
Sebagai bentuk komitmen, lanjutnya, tim teknis Dinkes Mataram telah turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengawasan dan pengecekan pada sejumlah dapur MBG sebagai respons atas usulan yang masuk ke Dinas Kesehatan.
Baca juga: Buah busuk dan puding basi, Dinkes Mataram siap cabut SLHS SPPG
"Sifat kami memfasilitasi siapa pun yang memasukkan usulan penerbitan SLHS. Kami tidak hanya proaktif mengecek, tetapi juga memastikan setiap langkah sesuai dengan regulasi kesehatan yang ada," katanya.
Dengan adanya pengawalan ketat itu, tambahnya, Emirald berharap program MBG di Mataram dapat berjalan lancar dengan jaminan sanitasi dan kesehatan sesuai standar yang ditetapkan.
Pewarta : Nirkomala
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026