"Penjualan yang tercatat menunjukkan produk IKM lokal memiliki daya tarik dan nilai jual yang cukup tinggi di mata masyarakat,"

Dompu (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), mencatat capaian penjualan produk Industri Kecil dan Menengah (IKM) sebesar Rp62.800.500 dalam kegiatan Expo Dompu Maju 2026 yang menjadi rangkaian penutup peringatan Hari Jadi ke-211 Kabupaten Dompu, Sabtu malam.

Kepala Bidang Perindustrian Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Dompu, Syahudin Abi, mengatakan capaian tersebut mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap produk lokal yang dipamerkan selama kegiatan berlangsung.

"Penjualan yang tercatat menunjukkan produk IKM lokal memiliki daya tarik dan nilai jual yang cukup tinggi di mata masyarakat," ujarnya kepada ANTARA.

Ia menjelaskan, Expo Dompu Maju 2026 dirancang tidak hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pemberdayaan pelaku IKM dan pegiat seni budaya.

Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 24 pelaku IKM binaan Disperindag serta Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Dompu yang menampilkan beragam produk unggulan daerah.

Menurut pria yang akrab Abi itu, expo tersebut menjadi ajang promosi sekaligus membuka peluang pemasaran bagi pelaku usaha untuk memperluas jangkauan pasar.

Selain pameran produk, kegiatan juga dirangkaikan dengan Fashion Street Muna Pa’a yang diikuti berbagai kalangan, mulai dari aparatur sipil negara (ASN), karyawan BUMD dan BUMN, organisasi wanita, pelajar, hingga masyarakat umum.

Dalam kegiatan itu, juga dihadirkan layanan dan pameran dari 15 organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi terkait sebagai cerminan capaian kinerja selama satu tahun terakhir.

Sejumlah layanan yang disediakan antara lain Dinas Koperasi dan UKM dengan lima stan UMKM, Dinas Peternakan dengan olahan daging dan layanan kesehatan hewan, serta Dinas Pertanian yang memberikan pelayanan obat-obatan, penyuluhan, hingga uji hibrida.

Selain itu, Dinas Ketahanan Pangan menghadirkan gerakan pasar murah, Dinas Kelautan menampilkan olahan ikan, dan Dinas Kesehatan membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) juga memberikan layanan administrasi kependudukan seperti KTP digital, KIA, kartu keluarga, dan akta.

Tidak hanya itu, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) memamerkan kain tenun khas Muna Pa’a, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menyediakan layanan sertifikasi halal gratis, serta dihadirkan produk kopi lokal, layanan klinik usaha dari Rumah BUMN, dan informasi Geopark Tambora.

Abi menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mendukung pelestarian kearifan lokal.

"Melalui kegiatan ini, kami berharap sektor IKM semakin berkembang dan mampu berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah," katanya.

Baca juga: Sebanyak 148 CJH Dompu berangkat dalam dua kloter
Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan sosialisasikan perlindungan perangkat desa di Dompu
Baca juga: Bulog serap 56 Ribu ton jagung petani Bima-Dompu pada 2026

 



Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026