Lombok Timur (ANTARA) - Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur Muhammad Juaini Taofik mengatakan ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat kabupaten dapat membentuk karakter anak untuk mewujudkan generasi emas 2045.

"O2SN bukan sekadar ajang mencari juara, tetapi sarana membentuk karakter siswa," kata dia saat acara pembukaan O2SN jenjang SD/MI dan SMP/MTs Kabupaten Lombok Timur di GOR Selong di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin.

Ia mengatakan pentingnya menumbuhkan tujuh kebiasaan hebat anak Indonesia, yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat, belajar, bersosialisasi, dan tidur teratur.

Kebiasaan tersebut sejalan dengan Asta Cita keempat Presiden Prabowo Subianto dalam membangun sumber daya manusia unggul dan berdaya saing.

“Membentuk generasi emas 2045 tidak cukup dengan kecerdasan kognitif saja. Harus didukung kesehatan dan karakter yang kuat. Kami titip kepada bapak ibu guru untuk terus menanamkan tujuh kebiasaan hebat ini kepada peserta didik,” ujarnya.

Ia mengatakan tujuan O2SN menumbuhkan karakter anak Indonesia hebat karena juara tidak lahir instan, melainkan melalui ketekunan latihan, disiplin, daya saing, dan mentalitas yang baik.

Oleh karena itu, ia mengajak panitia, guru, ofisial, dan OPD terkait untuk menyukseskan kegiatan dan kegiatan ini dinilai sebagai bentuk perhatian terhadap pembinaan atlet usia dini.

Baca juga: Muhammadiyah mendukung pembangunan rumah sakit di Lombok Timur

Peserta O2SN hari ini, katanya, calon atlet potensial yang dipersiapkan untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB mendatang.

Ia mengatakan peningkatan jumlah peserta dibandingkan dengan tahun sebelumnya menunjukkan antusiasme siswa di bidang olahraga yang semakin baik.

“Lombok Timur harus lebih baik dari waktu ke waktu. Mari sukseskan Porprov NTB 2026 pada Juli mendatang dan menjadi tuan rumah yang baik,” katanya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Lombok Timur Agus Apandi mengatakan O2SN bertujuan mengembangkan talenta siswa, menumbuhkan jiwa sportivitas, kompetitif, percaya diri, tanggung jawab, serta mempererat solidaritas antar peserta.

Baca juga: Sebanyak 1.289 warga Lotim menerima klaim BPJS Ketenagakerjaan

Cabang yang dipertandingkan meliputi bulutangkis, senam, renang, pencak silat, panjat tebing, dan atletik. Lomba berlangsung selama 18–22 Mei 2026 di Gedung Wanita, GOR Sport Hall, Rinjani Waterpark, dan GOR Selong.

"Para juara akan mendapat piagam, medali, dan bantuan pembinaan. Juara pertama akan mewakili Lombok Timur di O2SN tingkat Provinsi NTB," katanya.



Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026