Mataram (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gangguan atmosfer Madden-Julian Oscillation dan gelombang ekuatorial Rossby berpeluang memicu hujan sedang hingga lebat di Nusa Tenggara Barat (NTB) selama sepekan ke depan.
"Kombinasi gangguan atmosfer tersebut berpotensi meningkatkan suplai uap air dan mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah-wilayah yang dilaluinya," kata Ketua Kelompok Kerja Observasi, Data, dan Informasi Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (ZAM) NTB Ari Wibianto di Mataram, Senin.
Ia mengatakan kondisi kelembapan udara di sekitar wilayah Nusa Tenggara Barat juga relatif tinggi sehingga mendukung pembentukan awan dan peningkatan curah hujan.
Pada 18-20 Mei 2026, BMKG memprakirakan kondisi cuaca secara umum di NTB cerah hingga hujan lebat.
Hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang berpotensi terjadi di Mataram, Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Timur, Lombok Tengah, Sumbawa, Sumbawa Barat, Kabupaten Bima, Kota Bima, dan Dompu.
Ia mengatakan suhu udara berkisar 22 hingga 35 derajat Celsius dengan kecepatan angin maksimum mencapai 38 kilometer per jam.
Pada periode 21–24 Mei 2026, cuaca diperkirakan cerah hingga hujan sedang. Potensi hujan juga berpotensi disertai petir dan angin kencang yang diprakirakan terjadi di Lombok Utara, Lombok Timur, Sumbawa, Kabupaten Bima, dan Dompu.
Baca juga: Hujan ringan berpeluang guyur sebagian wilayah NTB
BMKG mengimbau masyarakat selalu mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi, terutama di wilayah rawan banjir dan longsor.
Sebelumnya, Stasiun Klimatologi BMKG NTB menyatakan kondisi cuaca labil masih berpotensi terjadi seiring masa transisi dari musim hujan ke musim kemarau.
Pada pertengahan Mei 2026, BMKG memprakirakan mayoritas wilayah NTB masih memiliki peluang hujan dengan intensitas di atas 50 milimeter per dasarian dengan probabilitas 40 persen hingga lebih dari 90 persen.
Baca juga: Peluang hujan masih tinggi di NTB awal Mei 2026
Hujan dengan peluang di atas 100 milimeter per dasarian berpotensi terjadi di Kota Mataram, sebagian Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Utara, Sumbawa Barat, dan Sumbawa.
Peluang terjadi hujan dengan intensitas lebih dari 150 milimeter per dasarian 70 persen hingga lebih dari 90 yang terjadi di sebagian Kota Mataram, sebagian Lombok Barat, dan sebagian Lombok Tengah.
Pewarta : Sugiharto Purnama
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026