Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari mengatakan berbagai subsidi energi dan program bantuan sosial yang diberikan pemerintah membantu menjaga kondisi keuangan masyarakat di tengah koreksi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
Qodari menyampaikan, pemerintah telah menyalurkan subsidi dalam jumlah besar, terutama pada sektor energi, bahan bakar minyak, dan listrik.
"Pemerintah telah memberikan subsidi dalam jumlah besar kepada rakyat Indonesia dalam hal energi, bahan bakar, dan juga listrik," kata Qodari di Jakarta, Minggu.
Selain itu, kata Qodari, Pemerintah juga menjalankan berbagai program bantuan bagi keluarga berpenghasilan rendah, termasuk di bidang pendidikan dan kesehatan.
Menurut dia, berbagai bentuk dukungan tersebut membantu kondisi keuangan masyarakat secara umum, terutama kelompok berpenghasilan rendah.
Dia menilai keberadaan subsidi dan bantuan sosial tersebut menjadi salah satu faktor yang membantu masyarakat menghadapi situasi ekonomi yang ada saat ini.
"Jadi kita percaya bahwa hal itu membantu situasi kondisi keuangan masyarakat secara umum dan khususnya mereka yang berpenghasilan rendah," kata dia.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat hingga menembus level Rp17.800 masih sesuai dengan perhitungan pemerintah sehingga belum mengganggu kondisi anggaran negara.
Baca juga: Siswa Sekolah Rakyat meraih deretan prestasi nasional
"Kami telah menghitung depresiasi rupiah mendekati level saat ini, jadi anggaran saya masih oke meskipun rupiah melemah ke level saat ini. Secara teoritis, ketika Anda memiliki ekonomi yang kuat, mata uang Anda pada akhirnya akan menguat juga," ucapnya.
Menurut dia, fokus pemerintah saat ini adalah menjaga pertumbuhan ekonomi domestik dalam jangka pendek, menengah, dan panjang karena ekonomi yang kuat pada akhirnya akan mendukung penguatan nilai tukar rupiah.
Baca juga: KSP harap Kampung Nelayan Merah Putih tingkatkan kesejahteraan
Purbaya menyebut pelemahan rupiah sejauh ini belum menimbulkan dampak yang menghambat aktivitas ekonomi dalam negeri
"Prospek ekonomi kita kuat dan pelemahan rupiah belum menciptakan efek penghambat pada aktivitas ekonomi kita," kata dia.
Pewarta : Fathur Rochman
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026