Jakarta (ANTARA) - Petugas Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara berhasil memadamkan kebakaran yang melanda sebuah rumah panggung di kawasan Muara Karang, Penjaringan, Jakarta Utara, kurang dari satu jam setelah menerima laporan kejadian pada Senin malam.

Perwira Piket Sudin Gulkarmat Jakarta Utara Eko Mahendro mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 21.00 WIB dan petugas segera melakukan penanganan hingga kondisi api dapat dikendalikan pada pukul 21.45 WIB.

"Pada hari ini terjadi kebakaran di Muara Karang ini, di mana tadi terima berita pukul 21.00 dan kita respons cepat. Pukul 21.45 sudah dalam pendinginan dan sekarang kebakaran bisa diatasi," kata Eko di lokasi kejadian, Senin.

Sebanyak 15 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk mempercepat proses pemadaman dan mencegah api merambat ke bangunan lain di kawasan permukiman tersebut.

Baca juga: Respon cepat isu lingkungan harus menjadi prioritas

Dalam upaya penanganan, petugas menghadapi kendala keterbatasan sumber air dari daratan. Untuk memastikan pemadaman tetap berjalan optimal, petugas memanfaatkan air laut yang berada di sekitar dermaga Muara Karang.

"Sulitnya tadi sumber airnya itu, kalau dari sumber air dari darat agak sulit. Maka yang kami ambil adalah sumber air yang dari ujung dermaga, karena dari air laut gitu," ujar Eko.

Baca juga: Dishub Mataram menerapkan sistem kerja respon cepat tangani PJU

Menurut Eko, pemanfaatan sumber air laut menjadi langkah alternatif yang memungkinkan petugas mempercepat pengendalian api di lokasi yang berada di kawasan pesisir.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena pemilik rumah diketahui sedang tidak berada di kediamannya saat kebakaran terjadi.

Saat ini, kondisi di lokasi telah memasuki tahap pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.

Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan dan petugas berwenang masih menghimpun keterangan serta data di lapangan.

 



Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026