Polda NTB: ayo kita sama-sama "zero tolerance" terhadap narkoba
Jumat, 19 Juni 2020 6:42 WIB
Dirresnarkoba Polda NTB Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra R dalam konferensi pers kasus narkoba di Mapolda NTB, Kamis (18/6/2020). (ANTARA/Dhimas B.P.)
Mataram (ANTARA) - Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat Kombes Pol Helmi Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra R, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk "zero tolerance" (tanpa toleransi) terhadap narkoba.
"Ayo sama-sama, kita sama-sama 'zero tolerance' terhadap narkoba," kata Helmi menyampaikan pesan kepada masyarakat NTB melalui konferensi pers kasus narkoba di Mapolda NTB, Kamis.
Menurut Helmi, masyarakat kini harus menyadari bahwa ancaman peredaran narkoba sudah semakin merajalela. Tidak hanya merambah di perkotaan, bahkan kini sudah ada yang muncul hingga ke pelosok daerah.
Karena itu, bila ada indikasi peredaran, Helmi meminta kepada seluruh elemen masyarakat untuk segera ditindaklanjuti dengan melaporkannya kepada pihak kepolisian.
"Kita harus berani melawan mereka, apabila di lingkungan kita, dimana pun kita, ada petunjuk yang berhubungan dengan peredaran, tolong laporkan ke kita, ke Polda NTB. Insya Allah kita lawan mereka sama-sama," ucapnya.
Sebagai bentuk semangat bersama, Helmi dalam kesempatannya di hadapan wartawan, menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk terus mengobarkan semangat "say no to drugs".
"Kita tidak boleh kalah dengan pengedar narkoba, kita lawan mereka bersama-sama, kita berangus mereka bersama-sama. Tidak mungkin dia akan menang melawan masyarakat NTB," kata Helmi.
"Tapi kalau kemudian kita diam, kita membiarkan mereka, maka dia akan lebih liar dan akan lebih membahayakan anak-anak bangsa ini," tambahnya.
"Ayo sama-sama, kita sama-sama 'zero tolerance' terhadap narkoba," kata Helmi menyampaikan pesan kepada masyarakat NTB melalui konferensi pers kasus narkoba di Mapolda NTB, Kamis.
Menurut Helmi, masyarakat kini harus menyadari bahwa ancaman peredaran narkoba sudah semakin merajalela. Tidak hanya merambah di perkotaan, bahkan kini sudah ada yang muncul hingga ke pelosok daerah.
Karena itu, bila ada indikasi peredaran, Helmi meminta kepada seluruh elemen masyarakat untuk segera ditindaklanjuti dengan melaporkannya kepada pihak kepolisian.
"Kita harus berani melawan mereka, apabila di lingkungan kita, dimana pun kita, ada petunjuk yang berhubungan dengan peredaran, tolong laporkan ke kita, ke Polda NTB. Insya Allah kita lawan mereka sama-sama," ucapnya.
Sebagai bentuk semangat bersama, Helmi dalam kesempatannya di hadapan wartawan, menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk terus mengobarkan semangat "say no to drugs".
"Kita tidak boleh kalah dengan pengedar narkoba, kita lawan mereka bersama-sama, kita berangus mereka bersama-sama. Tidak mungkin dia akan menang melawan masyarakat NTB," kata Helmi.
"Tapi kalau kemudian kita diam, kita membiarkan mereka, maka dia akan lebih liar dan akan lebih membahayakan anak-anak bangsa ini," tambahnya.
Pewarta : Dhimas Budi Pratama
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polisi periksa sopir taksi listrik dan petugas KAI terkait kecelakaan kereta api
29 April 2026 19:31 WIB
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Inspektorat Situbondo Jatim menyerahkan dokumen dana desa ke kejaksaan
05 January 2024 5:20 WIB, 2024
Pengamat menyesalkan TNI AD tak koordinasi ke polisi terkait relawan Ganjar
05 January 2024 5:17 WIB, 2024
Polres Sukabumi Jabar menangkap pemuda penganiaya perempuan di bawah umur
05 January 2024 5:08 WIB, 2024
Kemen PPPA koordinasi mengkawal penanganan kekerasan seksual guru ngaji
03 January 2024 20:30 WIB, 2024
Polda NTB sebut pemberantasan aksi TPPO masih jadi atensi tahun 2024
03 January 2024 20:06 WIB, 2024
Polda NTB ungkap kepastian hukum kasus penipuan investasi WN Prancis
03 January 2024 18:06 WIB, 2024