Ditpolairud Polda NTB memperketat pengamanan G20 Bali
Jumat, 11 November 2022 14:14 WIB
Direktur Polairud Polda NTB Kombes Pol. Kobul Syahrin Ritonga saat melakukan pengecekan pengamanan di pintu masuk wisata NTB. ANTARA/HO-Humas Polda NTB
Praya, Lombok Tengah (ANTARA) - Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) perketat pengamanan G20 Bali di empat titik masuk warga ke Lombok.
"Setiap hari saya mengecek anggota di empat titik masuknya warga ke Lombok guna memperketat pengawasan G20 di Bali," kata Direktur Polairud Polda NTB Kombes Pol. Kobul Syahrin Ritonga dalam keterangan tertulisnya di Mataram, Jumat.
Diketahui bahwa ada dua acara besar yang sedang berlangsung di Indonesia, yakni G20 di Bali dan WSBK 2022 di Mandalika. Polda NTB mendapat tugas pengamanan untuk kegiatan tersebut.
Untuk itu, tim pengamanan dibagi menjadi dua. Satu tim ditugaskan mengamankan G20 dan satu timnya lagi untuk perhelatan WSBK di Sirkuit Mandalika.
Sementara itu, Kombes Pol. Kobul Syahrin Ritonga yang mendapat tugas pengamanan G20 Bali mengatakan bahwa pihaknya setiap hari harus bolak-balik memantau anggota di empat titik.
"Hari ini saya menuju ke Bangsal untuk melihat dan memastikan anggota yang bertugas," kata Direktur Polairud Polda NTB ini.
Ia berharap semua petugas tidak lengah dalam menjalankan tugas mulia ini, dan selalu tanamkan niat ikhlas agar terhitung menjadi ibadah.
"Untuk anggota yang bertugas, saya berharap tetap jaga kesehatan dan selalu waspada. Niatkan ibadah saat bertugas agar terhitung menjadi nilai ibadah," katanya.
Sebelumnya, TNI mengerahkan sebanyak 14.351 personel untuk mengamankan puncak perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang akan berlangsung di Nusa Dua, Badung, Bali,15—16 November 2022.
Sebanyak 14.351 personel prajurit TNI tersebut terdiri atas Mabes TNI sebanyak 1.063 orang, Paspampres 1.451 orang, TNI AD sebanyak 6.552 orang, TNI AL 2.474 orang, dan TNI AU 2.811 orang.
Sementara itu, Polri menyelenggarakan Operasi Puri Agung 2022 yang menyertai pengamanan KTT G20, mulai 8 hingga 17 November 2022. Operasi ini mencakup di tiga wilayah, yaitu Polda Bali, Polda Jatim, dan Polda NTB.
Dalam operasi tiga wilayah ini, Polri mengerahkan 9.700 personel dengan 3.669 personel di pasukan cadangan yang ada di Markas Komando Brimob dan 11 satuan brimobda. Mereka merupakan pasukan yang memiliki kemampuan khusus dan teknologi modern yang terintegrasi dengan pusat komando (command center).
"Setiap hari saya mengecek anggota di empat titik masuknya warga ke Lombok guna memperketat pengawasan G20 di Bali," kata Direktur Polairud Polda NTB Kombes Pol. Kobul Syahrin Ritonga dalam keterangan tertulisnya di Mataram, Jumat.
Diketahui bahwa ada dua acara besar yang sedang berlangsung di Indonesia, yakni G20 di Bali dan WSBK 2022 di Mandalika. Polda NTB mendapat tugas pengamanan untuk kegiatan tersebut.
Untuk itu, tim pengamanan dibagi menjadi dua. Satu tim ditugaskan mengamankan G20 dan satu timnya lagi untuk perhelatan WSBK di Sirkuit Mandalika.
Sementara itu, Kombes Pol. Kobul Syahrin Ritonga yang mendapat tugas pengamanan G20 Bali mengatakan bahwa pihaknya setiap hari harus bolak-balik memantau anggota di empat titik.
"Hari ini saya menuju ke Bangsal untuk melihat dan memastikan anggota yang bertugas," kata Direktur Polairud Polda NTB ini.
Ia berharap semua petugas tidak lengah dalam menjalankan tugas mulia ini, dan selalu tanamkan niat ikhlas agar terhitung menjadi ibadah.
"Untuk anggota yang bertugas, saya berharap tetap jaga kesehatan dan selalu waspada. Niatkan ibadah saat bertugas agar terhitung menjadi nilai ibadah," katanya.
Sebelumnya, TNI mengerahkan sebanyak 14.351 personel untuk mengamankan puncak perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang akan berlangsung di Nusa Dua, Badung, Bali,15—16 November 2022.
Sebanyak 14.351 personel prajurit TNI tersebut terdiri atas Mabes TNI sebanyak 1.063 orang, Paspampres 1.451 orang, TNI AD sebanyak 6.552 orang, TNI AL 2.474 orang, dan TNI AU 2.811 orang.
Sementara itu, Polri menyelenggarakan Operasi Puri Agung 2022 yang menyertai pengamanan KTT G20, mulai 8 hingga 17 November 2022. Operasi ini mencakup di tiga wilayah, yaitu Polda Bali, Polda Jatim, dan Polda NTB.
Dalam operasi tiga wilayah ini, Polri mengerahkan 9.700 personel dengan 3.669 personel di pasukan cadangan yang ada di Markas Komando Brimob dan 11 satuan brimobda. Mereka merupakan pasukan yang memiliki kemampuan khusus dan teknologi modern yang terintegrasi dengan pusat komando (command center).
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Inspektorat Situbondo Jatim menyerahkan dokumen dana desa ke kejaksaan
05 January 2024 5:20 WIB, 2024
Pengamat menyesalkan TNI AD tak koordinasi ke polisi terkait relawan Ganjar
05 January 2024 5:17 WIB, 2024
Polres Sukabumi Jabar menangkap pemuda penganiaya perempuan di bawah umur
05 January 2024 5:08 WIB, 2024
Kemen PPPA koordinasi mengkawal penanganan kekerasan seksual guru ngaji
03 January 2024 20:30 WIB, 2024
Polda NTB sebut pemberantasan aksi TPPO masih jadi atensi tahun 2024
03 January 2024 20:06 WIB, 2024
Polda NTB ungkap kepastian hukum kasus penipuan investasi WN Prancis
03 January 2024 18:06 WIB, 2024