Mataram (Antara NTB)- Pemerintah Kota Mataram, melalui Dinas Pertamanan telah mengusulkan pengadaan 250 titik lampu penerang jalan umum (PJU) kepada Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Usulan bantuan lampu penerang jalan umum (PJU) tersebut sudah kita sampaikan, semoga bisa segera direalisasi," kata Kepala Dinas Pertamanan Kota Mataram HM Kemal Islam di Mataram, Minggu.

Kemal mengatakan, usulan PJU jenis LED (light emitting diode), atau lampu hemat energi itu sebagai salah satu upaya untuk memenuhi target PJU di Kota Mataram sebanyak 15.000 titik di tahun 2016.

Di samping itu, sebagai tindak lanjut dari program pemerintah provinsi dalam pengadaan PJU di Pulau Lombok, mulai dari ujung barat di Pantai Ampenan hingga ke ujung timur di Kayangan dengan total anggaran Rp10 miliar.

"Kita belum tahun, dari 250 titik PJU yang kami usulkan akan terpenuhi berapa. Namun, kita berharap bisa terealisasi semuanya," ujarnya.

Sementara untuk pengadaan lampu PJU tahun 2015, katanya, Dinas Pertamanan menargetkan akan memasang 2.000 titik PJU.

Dari jumlah itu, lanjut Kemal, 1.500 titik untuk jalan lingkungan dan 500 titik untuk PJU jalan nasional, provinsi dan jalan kabupaten/kota.

Menurut dia, dari 2.000 titik lampu PJU yang ditargetkan akan terpasang tahun ini, sekitar 25 persen sudah terpasang. Seperti di Jalan Saleh Sungkar dan Jalan Energi Ampenan.

Dia mengatakan, sampai saat ini Kota Mataram memiliki PJU sebanyak 7.520 titik yang anggarannya bersumber dari APBD Kota Mataram maupun bantuan dari APBN.

"Dari jumlah itu jenis lampu LED yang sudah terpasang saat ini sebanyak 1.080 titik," katanya.

Dikatakannya, sesuai dengan perkembangan Kota Mataram kebutuhan lampu pada tingkat lingkungan juga akan meningkat, sehingga pemerintah kota berusaha melakukan terobosan dengan menggunakan program meterisasi.

"Progam meterisasi ini pada prinsipnya adalah satu upaya penghematan. Artinya, titik lampu bertambah namun daya yang digunakan berkurang," katanya. (*)