Dua warga ditangkap Densus 88 di Lombok Timur
Sabtu, 15 Juli 2023 18:44 WIB
Kepala Bidhumas Polda NTB Kombes Pol. Arman Asmara Syarifuddin. (ANTARA/Dhimas B.P.)
Mataram (ANTARA) - Sebanyak dua orang warga ditangkap oleh Tim Detasemen Khusus 88/Antiteror di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.
Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda NTB Kombes Pol. Arman Asmara Syarifuddin melalui sambungan telepon, Sabtu malam, membenarkan adanya penangkapan tersebut.
"Iya, ada dua orang ditangkap tim densus di Lombok Timur," kata Arman.
Baca juga: Heboh, penangkapan warga di Lotim yang diduga anggota jaringan teroris
Dia mengungkapkan bahwa penangkapan tersebut berlangsung pada Jumat (14/7) malam.
Terkait identitas dan keterlibatan keduanya dalam dugaan aksi terorisme, Arman menyampaikan bahwa hal itu berada di luar kewenangan Polda NTB.
"Karena ini (penangkapan) di bawah penanganan tim densus, jadi kewenangannya ada di Mabes Polri," ujarnya.
Meski demikian, dia meyakinkan bahwa tim densus telah membawa dua orang warga Lombok Timur tersebut ke Mabes Polri di Jakarta.
"Iya, dua orang itu sudah dibawa ke Jakarta," ucap dia.
Menurut informasi pada Jumat malam, salah seorang perempuan paruh baya berinisial HN (60) ditangkap Tim Densus 88/Antiteror di Lingkungan Kampung Baru, Kelurahan Majidi, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur.
Informasi itu turut dibenarkan oleh Ahmad, Ketua RT 14 di lingkungan tersebut yang turut serta menyaksikan penangkapan HN oleh tim densus.
Dia mengatakan bahwa HN dalam kesehariannya menjual sayur. Pada akhir pekan, HN kerap menjual sayurnya di lokasi car free day di Taman Rinjani, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur.
Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda NTB Kombes Pol. Arman Asmara Syarifuddin melalui sambungan telepon, Sabtu malam, membenarkan adanya penangkapan tersebut.
"Iya, ada dua orang ditangkap tim densus di Lombok Timur," kata Arman.
Baca juga: Heboh, penangkapan warga di Lotim yang diduga anggota jaringan teroris
Dia mengungkapkan bahwa penangkapan tersebut berlangsung pada Jumat (14/7) malam.
Terkait identitas dan keterlibatan keduanya dalam dugaan aksi terorisme, Arman menyampaikan bahwa hal itu berada di luar kewenangan Polda NTB.
"Karena ini (penangkapan) di bawah penanganan tim densus, jadi kewenangannya ada di Mabes Polri," ujarnya.
Meski demikian, dia meyakinkan bahwa tim densus telah membawa dua orang warga Lombok Timur tersebut ke Mabes Polri di Jakarta.
"Iya, dua orang itu sudah dibawa ke Jakarta," ucap dia.
Menurut informasi pada Jumat malam, salah seorang perempuan paruh baya berinisial HN (60) ditangkap Tim Densus 88/Antiteror di Lingkungan Kampung Baru, Kelurahan Majidi, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur.
Informasi itu turut dibenarkan oleh Ahmad, Ketua RT 14 di lingkungan tersebut yang turut serta menyaksikan penangkapan HN oleh tim densus.
Dia mengatakan bahwa HN dalam kesehariannya menjual sayur. Pada akhir pekan, HN kerap menjual sayurnya di lokasi car free day di Taman Rinjani, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur.
Pewarta : Dhimas Budi Pratama
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Inspektorat Situbondo Jatim menyerahkan dokumen dana desa ke kejaksaan
05 January 2024 5:20 WIB, 2024
Pengamat menyesalkan TNI AD tak koordinasi ke polisi terkait relawan Ganjar
05 January 2024 5:17 WIB, 2024
Polres Sukabumi Jabar menangkap pemuda penganiaya perempuan di bawah umur
05 January 2024 5:08 WIB, 2024
Kemen PPPA koordinasi mengkawal penanganan kekerasan seksual guru ngaji
03 January 2024 20:30 WIB, 2024
Polda NTB sebut pemberantasan aksi TPPO masih jadi atensi tahun 2024
03 January 2024 20:06 WIB, 2024
Polda NTB ungkap kepastian hukum kasus penipuan investasi WN Prancis
03 January 2024 18:06 WIB, 2024