IWAPI NTB siapkan lima program unggulan
Selasa, 9 Oktober 2018 19:41 WIB
Dari kiri - Fitri Gianti, Indah Purwanti, dr Rita Siswati, Hj. Baiq Diyah Ratu Ganefi, Onny Ekadana, Roro Aryati, Ratu Syahbani, dan Merry Rosdiana, foto bersama di sela Rakernas ke-28 IWAPI di Padang, Sumatera Barat. (Foto Antaranews NTB/ist)
Mataram (Antaranews NTB) - Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia Nusa Tenggara Barat menyiapkan lima program unggulan untuk peningkatan ekonomi kaum perempuan dan diusulkan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-28 IWAPI di Padang, Sumatera Barat.
Ketua DPD IWAPI NTB, Hj. Baiq Diyah Ratu Ganefi, menyebutkan lima program tersebut adalah kerja sama dengan Bank Indonesia terkait peningkatan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil dan menengah dan event internasional Festival Ekonomi Syariah.
Selain itu, pelatihan wirausaha untuk pengemasan produk dan menjalin kerja sama dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) NTB untuk membagikan bibit cabai, buah-buahan dan unggas, serta membagikan "hand scoon" untuk pedagang kaki lima.
"Kami juga akan mengadakan pameran produk IWAPI di Kedutaan Besar Australia," katanya.
Menurut perempuan yang akrab disapa Ganefi tersebut, lima program unggulan tersebut diusulkan dalam rakernas karena sesuai dengan potensi yang ada di daerah.
Kerja sama dengan Bank Indonesia, dan BPTP NTB, dalam meningkatkan kapasitas usaha kaum perempuan juga sudah berjalan dengan baik.
"IWAPI akan terus mendorong kaum perempuan untuk berkontribusi dan meningkatkan daya saing dalam hal berwirausaha," ucap Ganefi yang juga menjadi anggota DPD RI.
Wakil Ketua Umum DPD IWAPI dr. Rita Siswati, menambahkan kemajuan ekonomi suatu negara juga ditentukan oleh peran kaum perempuan.
Oleh sebab itu, perlu ada upaya semua pihak untuk terus menerus meningkatkan kapasitas kaum perempuan dalam menjalankan usaha ekonomi produktif.
"IWAPI sudah membuktikan bahwa kaum perempuan mampu berkiprah dalam membangun perekonomian di daerah," ucapnya.
Rakernas ke-28 IWAPI di Padang, yang diikuti sebanyak 1.500 peserta dari seluruh Indonesia, dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo, pada 8 Oktober 2018. (*)
Ketua DPD IWAPI NTB, Hj. Baiq Diyah Ratu Ganefi, menyebutkan lima program tersebut adalah kerja sama dengan Bank Indonesia terkait peningkatan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil dan menengah dan event internasional Festival Ekonomi Syariah.
Selain itu, pelatihan wirausaha untuk pengemasan produk dan menjalin kerja sama dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) NTB untuk membagikan bibit cabai, buah-buahan dan unggas, serta membagikan "hand scoon" untuk pedagang kaki lima.
"Kami juga akan mengadakan pameran produk IWAPI di Kedutaan Besar Australia," katanya.
Menurut perempuan yang akrab disapa Ganefi tersebut, lima program unggulan tersebut diusulkan dalam rakernas karena sesuai dengan potensi yang ada di daerah.
Kerja sama dengan Bank Indonesia, dan BPTP NTB, dalam meningkatkan kapasitas usaha kaum perempuan juga sudah berjalan dengan baik.
"IWAPI akan terus mendorong kaum perempuan untuk berkontribusi dan meningkatkan daya saing dalam hal berwirausaha," ucap Ganefi yang juga menjadi anggota DPD RI.
Wakil Ketua Umum DPD IWAPI dr. Rita Siswati, menambahkan kemajuan ekonomi suatu negara juga ditentukan oleh peran kaum perempuan.
Oleh sebab itu, perlu ada upaya semua pihak untuk terus menerus meningkatkan kapasitas kaum perempuan dalam menjalankan usaha ekonomi produktif.
"IWAPI sudah membuktikan bahwa kaum perempuan mampu berkiprah dalam membangun perekonomian di daerah," ucapnya.
Rakernas ke-28 IWAPI di Padang, yang diikuti sebanyak 1.500 peserta dari seluruh Indonesia, dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo, pada 8 Oktober 2018. (*)
Pewarta : -
Editor : Awaludin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
IWAPI NTB mengunjungi Kedubes Indonesia di Turki jajaki peluang ekspor
09 December 2022 17:25 WIB, 2022
Iwapi NTB-Universitas Mataram bersinergi mencetak wirausaha milineal
01 December 2021 22:28 WIB, 2021
Pemkot mengharapkan IWAPI Mataram mampu jadi potret pengusaha wanita
12 November 2019 18:12 WIB, 2019
Presiden Jokowi kagum wanita pengusaha Indonesia ekspor produk ke Afrika
09 October 2018 19:49 WIB, 2018
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Wow kirab pemuda Nusantara di Lombok dimeriahkan tradisi "nyongkolan"
02 November 2018 4:47 WIB, 2018