Korpri bersihkan alat peraga kampanye di wilayah NTB
Minggu, 24 November 2024 14:12 WIB
Korpri NTB menggelar sosialisasi masa tenang pemilihan kepala daerah di kawasan hari bebas kendaraan Jalan Udayana, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Minggu (24/11/2024). (ANTARA/HO-Diskominfotik NTB)
Mataram (ANTARA) - Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Nusa Tenggara Barat bersama Bawaslu dan KPU membersihkan alat peraga kampanye dalam menyambut masa tenang pemilihan kepala daerah.
Aksi membersihkan alat peraga kampanye itu dilakukan di kawasan bebas kendaraan bermotor yang berada di Jalan Udayana, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.
"Aksi serupa ini dilakukan serentak di seluruh kabupaten maupun kota," kata Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik NTB Najamudin Amy di Mataram, Minggu.
Najamudin menuturkan kegiatan membersihkan alat peraga kampanye dilakukan untuk memberikan rasa nyaman dan tenang bagi masyarakat sebelum melakukan pencoblosan surat suara pada 27 November 2024.
Selain melakukan aksi membersihkan alat peraga kampanye, mereka juga menggelar sosialisasi dan kampanye agar masyarakat dapat meningkatkan partisipasi dalam pesta demokrasi.
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) NTB Itratip mengingatkan agar masyarakat mendatangi tempat pemungutan suara atau TPS di lingkungan masing-masing.
"Datang ke TPS dan hak pilih jangan digunakan untuk politik transaksional karena suara kita menentukan masa depan kita lima tahun ke depan," kata Itratip.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Barat menetapkan jumlah daftar pemilih tetap atau DPT untuk pilkada serentak 2024 sebanyak 3,96 juta pemilih.
Para pemilih itu tersebar di 8.405 tempat pemungutan suara di 1.166 desa/kelurahan dan 117 kecamatan di seluruh Nusa Tenggara Barat.
KPU menyatakan Kabupaten Lombok Timur tetap menjadi daerah dengan jumlah pemilih terbesar di Nusa Tenggara Barat dan Kabupaten Sumbawa Barat menjadi yang paling sedikit.
Aksi membersihkan alat peraga kampanye itu dilakukan di kawasan bebas kendaraan bermotor yang berada di Jalan Udayana, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.
"Aksi serupa ini dilakukan serentak di seluruh kabupaten maupun kota," kata Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik NTB Najamudin Amy di Mataram, Minggu.
Najamudin menuturkan kegiatan membersihkan alat peraga kampanye dilakukan untuk memberikan rasa nyaman dan tenang bagi masyarakat sebelum melakukan pencoblosan surat suara pada 27 November 2024.
Selain melakukan aksi membersihkan alat peraga kampanye, mereka juga menggelar sosialisasi dan kampanye agar masyarakat dapat meningkatkan partisipasi dalam pesta demokrasi.
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) NTB Itratip mengingatkan agar masyarakat mendatangi tempat pemungutan suara atau TPS di lingkungan masing-masing.
"Datang ke TPS dan hak pilih jangan digunakan untuk politik transaksional karena suara kita menentukan masa depan kita lima tahun ke depan," kata Itratip.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Barat menetapkan jumlah daftar pemilih tetap atau DPT untuk pilkada serentak 2024 sebanyak 3,96 juta pemilih.
Para pemilih itu tersebar di 8.405 tempat pemungutan suara di 1.166 desa/kelurahan dan 117 kecamatan di seluruh Nusa Tenggara Barat.
KPU menyatakan Kabupaten Lombok Timur tetap menjadi daerah dengan jumlah pemilih terbesar di Nusa Tenggara Barat dan Kabupaten Sumbawa Barat menjadi yang paling sedikit.
Pewarta : Sugiharto Purnama
Editor : Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dugaan korupsi DAK Rp42 Miliar, Sejumlah kepala SMK di NTB dipanggil Kejati
04 February 2026 17:49 WIB
Jelang masa tenang, Bawaslu NTB ingatkan peserta pemilu bersihkan APK
09 February 2024 16:18 WIB, 2024
Panwaslu dan Satpol PP Ciracas Jakarta Timur tertibkan 759 APK yang melanggar
25 January 2024 6:00 WIB, 2024
Terpopuler - Kota Mataram
Lihat Juga
Terlibat narkoba, Kapolres Bima Kota dicopot, kini diperiksa di Mabes Polri
12 February 2026 14:57 WIB