Kota Mataram (ANTARA) - Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) ingatkan LSM Gumi Paer yang ikut campur ke urusan internal Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) tentang skandal kasus Warek I UMMAT, Jumat.
Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) NTB, Ilham menganggap LSM Gumi Paer sudah berlebihan masuk ke wilayah internal UMMAT untuk menyoal kasus Warek I UMMAT.
"Kasus Warek I UMMAT adalah masalah internal dan diselesaikan secara internal dengan dibentuknya tim investigasi yang melibatkan unsur pimpinan dalam hal ini BPH DAN PWM NTB," jelasnya.
Ia menegaskan, bahwa sikap LSM Gumi Paer yang menggeruduk Badan Pimpinan Harian (BPH) UMMAT dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) NTB sudah di luar etika organisasi untuk hering kasus Warek I UMMAT. Apalagi mengancam untuk mendatangi Pimpinan Pusat Muhammadiyah sebagaimana yang termuat di media.
"Muhammadiyah punya aturan sendiri dalam menjalankan roda organisasinya, demikian juga PTMA punya perangkat aturan yang menjadi dasar pijakannya dalam mengambil kebijakan untuk menyelasesaikan berbagai masalah internal sebagaimana termuat dalam Statuta dan Pedoman tentang Perguruan Tinggi Muhammadiyah," ujarnya.
Baca juga: Rektor UMMAT tegas usut tuntas skandal perselingkuhan Warek I dan dosen
Baca juga: UMMAT miliki dua guru besar kepakaran bidang tradisi lisan dan daur hidup
Selanjutnya, Ilham juga memperingatkan LSM Gumi Paer untuk tidak mencampuri urusan internal Muhammadiyah dan amal usaha Muhammadiyah (AUM).
“Kami ingatkan LSM Gumi Paer untuk tidak ikut campur masalah internal Muhammadiyah dan AUM, kami di internal Muhammadiyah punya aturan organisasi sendiri,” pintanya.
Hal senada pun disampaikan, Ketua Nasyiatul Aisyiyah (NA) NTB Miftahul Jannah. Ia menyanyangkan, sikap LSM Gumi Paer yang menyoal masalah internal UMMAT dengan cara menggeruduk BPH DAN PWM NTB.
"LSM Gumi Paer menyalahi etika organisasi yang main geruduk masalah internal organisasi Muahmmadiyah dan Amal Usaha Muhammadiyah. LSM Gumi Paer harus minta maaf kepada Muhammadiyah dengan pernyataannya yang mengancam untuk mendatangi Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk menyoal kasus Warek I Ummat," tegas Miftahul Jannah.
Baca juga: UMMAT kukuhkan pengurus BEM dan DPM periode 2025-2026
Kecaman juga datang dari, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) NTB, Mahmud dan Ketua Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) NTB, Masrin.
Mereka menganggap sikap LSM Gumi di luar etika organisasi main geruduk sekretariat PWM NTB dan BPH UMMAT.
“LSM Gumi Paer jangan main geruduk, harus paham aturan organisasi, kami ingatkan mereka harus minta maaf, apalagi mengancam sampai melibatkan Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Muhammadiyah paham organisasi shingga bersikap sesuai dengan aturan yang berlaku“, kecamnya.
Lebih lanjut Mahmud menuturkan, LSM Gumi Paer sudah intervensi terlalu dalam masalah internal UMMAT, mestinya mereka bersikap obyektif karena UMMAT sudah menyelesaikan kasus tersebut sesuai dengan tahapan yang berlaku.
"Kami Angkatan Muda Muhammadiyah juga mengawal kasus ini, semuanya sudah sejalan dan senapas dengan ketentuan yang diatur dalam Pedoman Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan statuta UMMAT," pungkasnya.
Baca juga: Kuliah umum di UMMAT hadirkan Profesor Nahla Shabri, perempuan berpengaruh di dunia