Mataram (ANTARA) - Dinas Pendidikan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, meminta kepada jajaran kepala sekolah (kasek) untuk mengingatkan siswa agar tidak ikut-ikutan dalam aksi unjuk rasa.

"Jajaran kepala sekolah sudah kami minta mengimbau anak-anak agar tidak terpancing dan ikut aksi unjuk rasa serta tetap menjaga kondusivitas Kota Mataram," kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram Yusuf di Mataram, Minggu.

Hal tersebut disampaikan menyikapi adanya indikasi keikutsertaan siswa yang masih menggunakan seragam dalam aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD NTB Jalan Udayana pada Sabtu (30/8).

Menurutnya, siswa yang ditemukan dalam kerumunan aksi unjuk rasa tersebut tidak berniat ikut aksi sebab mereka hanya melintasi Jalan Udayana sebagai jalan utama pulang pergi sekolah.

"Kemarin kami langsung menghubungi kepala sekolah bersangkutan untuk mengamankan siswa dan pulang dari jalur lain," katanya.

Baca juga: Seluruh dokumen dan aset di DPRD NTB habis terbakar dan dijarah

Jalur Udayana merupakan jalur utama siswa pulang pergi sebab di sekitar kawasan tersebut terdapat sejumlah sekolah seperti SMP Negeri 6 Mataram, SMA Negeri 5 Mataram, SMP Negeri 1, SMP Negeri 2, dan SMP Negeri 15 Mataram.

Terkait dengan itu, sebagai langkah antisipasi adanya aksi unjuk rasa susulan atau serupa, semua kepala sekolah sudah diminta untuk mengimbau siswa.

"Peran orang tua juga sangat penting untuk menjaga anak-anak agar tidak ikut-ikutan aksi tersebut," katanya.

Baca juga: Polda: Tak ada pengunjuk rasa diamankan saat demo di DPRD NTB

Peringatan itu, katanya, juga akan disampaikan secara masif dalam kegiatan upacara hari Senin (1/9-2025) di setiap sekolah.

Sebenarnya, kata Yusuf, hari ini semua sekolah akan melaksanakan upacara perayaan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-32 Kota Mataram, namun dibatalkan karena situasi dan kondisi kurang memungkinkan.

Pembatalan tersebut sesuai dengan instruksi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram, demi keamanan anak-anak.

"Insya Allah, besok pagi upacara Senin pagi di sekolah tetap berjalan dan akan kami sampaikan terkait imbauan agar anak-anak menghindari aksi unjuk rasa," katanya.

Baca juga: Gubernur Iqbal imbau warga tenang pascagedung DPRD NTB terbakar
Baca juga: Ketua DPRD NTB prihatin atas aksi pembakaran gedung dewan
Baca juga: Danrem minta semua elemen tahan diri pascapembakaran gedung DPRD NTB
Baca juga: Gedung DPRD NTB terbakar saat aksi massa