Mataram (ANTARA) - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat, H. Zamroni Aziz, memberikan catatan kritis terkait kedisiplinan aparatur sipil negara, khususnya Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

"Kota Mataram adalah etalase dan miniatur NTB. Jika tingkat kehadiran pegawai paling rendah, ini harus segera diperbaiki. Kedisiplinan adalah modal utama untuk menjaga marwah institusi," kata Zamroni dalam keterangannya di Mataram, Senin.

Hal itu disampaikan Zamroni saat kegiatan Safari Ramadhan yang dipusatkan di MAN 1 Kota Mataram, Sabtu (7/3).

Ia menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pegawai, terutama bagi PPPK yang masa kontraknya ditinjau setiap tahun.

Menurut dia, kualitas pelayanan kepada umat sangat bergantung pada sinergi yang kuat dan kedisiplinan pegawai di lingkungan Kementerian Agama.

Baca juga: Kakanwil Kemenag NTB bawa kabar gembira bagi honorer, anak yatim dan masyarakat Dompu

Di sisi lain, Zamroni memberikan apresiasi kepada para guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang mendominasi kehadiran dalam kegiatan tersebut dengan antusiasme tinggi.

Ia mengingatkan bahwa kesejahteraan yang diterima saat ini, termasuk bagi PPPK bersertifikasi yang penghasilannya dapat mencapai sekitar Rp8 juta per bulan, harus diimbangi dengan kinerja yang optimal.

"Niat untuk menjadi PNS atau meningkatkan kesejahteraan harus dibarengi rasa syukur yang diwujudkan melalui kerja keras," ujarnya.

Kegiatan Safari Ramadhan tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Mataram Hamdun, pejabat eselon III, ketua tim kerja Kanwil Kemenag NTB, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Mataram, serta para kepala KUA, penghulu, penyuluh agama lintas agama, guru madrasah, guru PAI, dan jajaran ASN serta PPPK se-Kota Mataram.

Baca juga: Kakanwil Kemenag NTB siap jadi garda terdepan perjuangkan guru madrasah jadi PPPK

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Mataram Hamdun mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana memperkuat silaturahmi dan loyalitas jajaran Kemenag dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Safari Ramadhan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi wadah mempererat silaturahmi yang berdampak pada kekompakan dalam melayani masyarakat," katanya.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 24.00 WITA itu diakhiri dengan komitmen bersama untuk menjadikan berbagai catatan sebagai bahan evaluasi sekaligus motivasi meningkatkan kualitas pelayanan kepada umat.

Menutup arahannya, Zamroni meminta seluruh jajaran Kemenag Kota Mataram tidak hanya bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

"Jaga kekompakan dan kebersamaan. Perempuan-perempuan hebat di belakang para ASN juga memiliki peran besar dalam mendorong kesuksesan pelayanan ini," katanya.