Dompu (ANTARA) - Kepolisian Resort (Polres) Dompu, melalui Tim Opsnal Polsek Pekat, berhasil mengungkap kasus pencurian satu unit mobil Suzuki Carry dan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite sebanyak 71 jerigen atau sekitar 1.420 liter.

Kapolsek Pekat IPTU Jubaidin di Dompu, Jumat, mengatakan pengungkapan kasus tersebut dilakukan pada Kamis (21/5) sekitar pukul 03.00 WITA setelah pihaknya menerima laporan kehilangan dari korban bernama Mustamin (37), warga Dusun Suka Mulia, Desa Kadindi Barat, Kecamatan Pekat.

"Tim Opsnal Polsek Pekat bergerak cepat melakukan penyelidikan setelah menerima laporan tindak pidana pencurian mobil dan BBM jenis Pertalite," ujarnya.

Ia menjelaskan, barang yang dicuri berupa satu unit mobil Suzuki Carry warna hitam bernomor polisi EA 8154 H beserta 20 jerigen berisi Pertalite.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan dua terduga pelaku, masing-masing Doni Saputra (26), warga Dusun Karang Sukun, Desa Beringin Jaya, dan Ardian Wahyu Pratama alias Dion (24), warga Dusun Sori Soga I, Desa Pekat.

Sementara satu terduga pelaku lainnya, Rundun alias Oklos (32), warga Dusun Karang Lebah, Desa Pekat, masih dalam pencarian polisi.

Kapolsek mengatakan, penangkapan bermula saat tim opsnal memperoleh informasi keberadaan salah satu terduga pelaku di Dusun Gunung Batu, Desa Pekat, sekitar pukul 02.00 WITA.

Polisi kemudian mengamankan Doni Saputra dan melakukan interogasi untuk mengembangkan kasus tersebut.

"Dari hasil pemeriksaan, tim memperoleh informasi mengenai identitas dan lokasi pelaku lainnya serta keberadaan barang bukti,” katanya.

Sekitar pukul 04.00 WITA, polisi kembali mengamankan Ardian Wahyu Pratama alias Dion di sekitar gang dekat Masjid Nurul Iman, Dusun Gunung Batu, Desa Pekat.

Berdasarkan keterangan pelaku, polisi menemukan barang bukti berupa satu unit mobil Suzuki Carry yang disembunyikan di kawasan Pantai Nanga Na’e, Desa Pekat.

Selain kendaraan, polisi juga menyita 71 jerigen ukuran 20 liter berisi Pertalite dan 24 jerigen kosong ukuran 20 liter.

Seluruh terduga pelaku yang berhasil diamankan beserta barang bukti kemudian dibawa ke Mako Polsek Pekat untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi menduga para pelaku juga terlibat dalam sejumlah kasus pencurian lain yang terjadi di wilayah Kecamatan Pekat.

Kapolsek Pekat mengimbau personel Bhabinkamtibmas untuk meningkatkan patroli dan memperkuat koordinasi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

"Penyelidikan masih terus dilakukan, termasuk memburu satu terduga pelaku yang masih melarikan diri," katanya.

Baca juga: 75 Pejabat lolos seleksi administrasi JPT Pratama Pemkab Dompu
Baca juga: Gubernur NTB dorong perubahan strategi pemasaran kerajinan tangan
Baca juga: Bupati Dompu soroti siswa belum lancar membaca saat kukuhkan 42 kepsek